“Kita sekarang berjuang menggunakan pikiran, dan kemampuan untuk mewujudkan cita-cita mereka bagaimana Bekasi ke depan,” ujar Rahmat.
Ia menambahkan, banyak situs sejarah perjuangan di Kota Bekasi yang memang perlu dilestasikan. Hal ini berkaitan dengan edukasi bagi putra-putri di Kota Bekasi sebagai generasi penerus perjuangan agar tidak melupakan sejarah perjuangan nenek moyang mereka.
“Tinggal bagaimana menata itu, situs sejarah, tempat perjuangan. Mungkin anak cucuk kita nanti yang akan mengetahui bahwa ini pernah terjadi, patriotisme, heroisme di Kota Bekasi,” pungkas Rahmat.
Dalam apel kehormatan dan renungan suci peringatan HUT RI ke-75 tampak hadir pula Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Sekretaris Daerah Reny, para wakil rakyat dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Bekasi. (sng)










