Pada kesempatan itu, Jokowi meminta untuk betul-betul di-exercise, sehingga jangan sampai distribusi bahan pokok, bahan-bahan yang penting terganggu karena Indonesia adalah negara kepulauan.
Ketiga, manajemen pengelolaan beras. “Ini khusus soal beras, manajemen pengelolaan beras di dalam negeri menjadi kunci penting bagi antisipasi dan mitigasi dari krisis pangan yang beberapa bulan ini disampaikan oleh FAO,” papar Jokowi.
Oleh sebab itu, Presiden minta untuk sekali lagi dikalkulasi secara detail, dihitung betul secara detail mengenai ketersediaan stok.
“Tentu saja dengan memperhitungkan stok di masyarakat, stok di penggilingan, stok di gudang, dan stok di Bulog. Dan kita berharap puncak panen raya di bulan April ini produksi beras kita, kemarin saya mendapatkan laporan bisa mencapai 5,62 juta ton, ini sangat bagus,” terangnya.










