“Hampir di semua sektor (potensi investasi di Jateng) asalkan (berkait) industri berkelanjutan, energi terbarukan, pengelolaan hutan lestari dan sarana transportasi publik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jateng Harry Nuryanto mengatakan, Jawa Tengah merupakan daerah yang seksi untuk penanaman modal.
“Jateng menunjukan pertumbuhan ekonomi yang baik dan terus meningkat, didukung oleh SDM yang kompeten, kemudahan perizinan, serta infrastruktur dan kawasan industri terpadu,” pungkas Harry. (Pd/Ul)










