Scroll untuk baca artikel

HeadlineKultural

Lestarikan Budaya, Pemuda Kampung Sawah Ini Ingin Dirikan Rumah Sejarah

×

Lestarikan Budaya, Pemuda Kampung Sawah Ini Ingin Dirikan Rumah Sejarah

Sebarkan artikel ini
Ronald Mula Yansen gagas pendirian Rumah Sejarah Kampung Sawah.
Ronald Mula Yansen gagas pendirian Rumah Sejarah Kampung Sawah.

SUARAPENA.COM – Pemuda asal Kampung Sawah, Ronald Mula Yansen mengaku ingin mendirikan Rumah Sejarah Kampung Sawah di tanah tempat kelahirannya. Pendirian rumah sejarah ini bertujuan untuk melestarikan budaya yang selama ini tertanam di tengah masyarakat setempat.

“Saya ingin merealisasikan rumah sejarah di Kampung Sawah supaya generasi kedepan tahu tentang sejarah Kampung Sawah, bukan hanya cerita tetapi kebudayaan yang nyata,” ujar Ronald, Senin (28/1/2019).

Budaya guyub dan rukun adalah identitas yang harus dipertahankan di Kampung Sawah, Pondokmelati, Kota Bekasi. Dengan aneka ragam adat, suku, dan agama, toleransi di tengah masyarakat Kampung Sawah tetap dibina.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Dalam Rumah Sejarah Kampung Sawah nantinya, lanjut Ronald, perabotan dan silsilah keluarga terdahulu akan dipampang. Dengan demikian, para pengunjung akan melihat bagaimana toleransi di tengah perbedaan sudah ada sejak lama di Kampung Sawah.

Berita Terkait:  Tokoh Masyarakat Kampung Sawah Bicara Tentang Persaudaraan di Tengah Perbedaan

“Jadi memang bentuknya mungkin lebih ke rumah sejarah ya, kalau museum mungkin lebih besar,” jelas Ronald.

Dia berharap, dengan gagasan pendirian Rumah Sejarah maka generasi muda Kampung Sawah bisa meneladani leluhurnya. Selanjutnya, maju sebagai calon legislatif dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald berharap bisa mewujudkan Rumah Sejarah.

Berita Terkait:  Momen Sumpah Pemuda, Baraya Kampung Sawah Silaturahmi

“Saya ingin memperjuangkan nilai-nilai toleransi di Kota Bekasi, dan menghidupkan budaya lokal,” pungkas Ronald. (sng)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca