Suarapena.com, TAKALAR – Empat dekade berlalu, Jalan Bungung Rua di Kelurahan Bulukunyi, Kabupaten Takalar, masih berbatu dan belum diperbaiki. Kondisi ini memicu keluhan warga Dusun Batumaccing yang mendambakan akses jalan layak.
Jalan Bungung Rua (Bungungrauwa) yang berada di Kecamatan Polongbangkeng Selatan tersebut menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat setempat. Namun, kondisi jalan yang masih berupa tanah dan bebatuan lepas dinilai menyulitkan mobilitas warga serta membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Badan jalan tampak didominasi batu kali dan kerikil tanpa lapisan aspal maupun beton.
Salah seorang warga, Daeng Nuju, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi jalan yang menurutnya telah berlangsung selama puluhan tahun tanpa perbaikan berarti.
“Jalan Bungung Rua ini sudah puluhan tahun, atau sekitar 40 tahun lamanya dalam kondisi seperti ini (belum diperbaiki),” keluh Daeng Nuju, Minggu (25/10/2026).
Bagi warga, kondisi tersebut bukan sekadar persoalan kenyamanan berkendara. Jalan yang layak merupakan kebutuhan mendasar untuk menunjang aktivitas sehari-hari, memperlancar perjalanan, serta mendukung kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.
Kondisi jalan yang masih berbatu juga dikhawatirkan meningkatkan risiko keselamatan pengguna jalan, terutama ketika melintasi permukaan yang tidak rata. Selain itu, akses yang kurang memadai berpotensi menghambat distribusi barang dan berbagai aktivitas usaha masyarakat setempat.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Takalar segera memberikan perhatian terhadap kondisi Jalan Bungung Rua. Mereka meminta langkah konkret melalui pengaspalan atau pengecoran beton agar akses transportasi menjadi lebih aman, nyaman, dan layak digunakan.
Perbaikan jalan dinilai penting untuk menunjang pemerataan pembangunan hingga ke wilayah permukiman. Infrastruktur yang memadai diharapkan dapat memperlancar mobilitas sekaligus mendorong peningkatan perekonomian masyarakat Dusun Batumaccing.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Takalar mengenai rencana maupun jadwal perbaikan Jalan Bungung Rua.
Warga berharap keluhan tersebut mendapat respons nyata dari pemerintah daerah. Setelah puluhan tahun menanti, masyarakat kini mendambakan jalan yang layak sebagai penunjang aktivitas sehari-hari dan penggerak perekonomian lokal. (sp/dir)







