Suarapena.com, TANGERANG – Ayam merupakan bahan makanan yang banyak disukai oleh masyarakat. Banyak usaha kuliner yang mengolah ayam menjadi berbagai macam hidangan lezat. Namun, tidak semua usaha kuliner ayam bisa bertahan lama. Hanya yang memiliki keunikan dan cita rasa khas yang bisa menarik pelanggan.
Salah satu contohnya adalah Pawon Mama Dede, sebuah UMKM yang berasal dari Toko PKK Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. UMKM ini menjual berbagai menu olahan ayam, seperti ayam bakar, pecel ayam, soto ayam, dan juga pecel lele. Yang membuatnya spesial adalah bumbu dan rempah-rempah yang digunakan.
Pemilik Pawon Mama Dede, Dede Karwiti, mengatakan bahwa usahanya ini baru berjalan beberapa bulan di Toko PKK. Namun, sudah banyak penggemar ayam bakar dan soto yang datang ke tempatnya. Dagangannya selalu laris manis.
“Terutama di saat jam makan siang. Pecel ayam dan pecel lele yang saya buat bisa habis sampai lima kilogram ayam, dua kilogram lele dan tiga kilogram soto ceker atau tulangan setiap harinya,” ujarnya.
Dede menjamin bahwa ayam bakar yang ia jual dibuat dari ayam segar dan bumbu racikan sendiri. Selain itu, sambal terasi yang ia sajikan juga memiliki rasa pedas dan gurih yang menggugah selera.
Untuk menikmati pecel ayam atau ayam bakar dan nasi, ia mematok harga mulai Rp14 ribu sampai Rp17 ribu per porsi. Sementara itu, soto dan nasi dihargai Rp15 ribu per porsi. Harga ini tentu sangat terjangkau untuk semua kalangan.
“Kalau modal setiap produksi, bisa habis sekitar Rp 500ribuan. Dengan omzet bisa mencapai Rp1 jutaan per harinya. Bagi pecinta ayam bakar, bisa mampir ke Toko PKK Kecamatan Cipondoh atau bisa menghubungi di nomor 0813-9874-4939,” pungkasnya. (sng/pr)










