SUARAPENA.COM – Manajamen pelaksana kartu prakerja akan segera membuka pendaftaran gelombang 17.
Kendati demikian, pihak manajeman belum memberikan tanggal pasti pembukaan pendaftaran tersebut.
Direktur Eksekutif PMO Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari menyebut kartu prakerja gelombang 17 akan memanfaatkan kuota dari peserta yang dicabut jatahnya dari gelombang sebelumnya.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Perekonomian Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja Melalui Program Kartu Prakerja, aturan itu menyebutkan apabila dalam 30 hari pasca menerima uang pelatihan kartu prakerja peserta belum memanfaatkannya untuk membeli pelatihan, maka status kepesertaannya dicabut.
“Ini tentu saja patut untuk disesalkan, kenapa teman-teman sudah daftar, sudah dapat, tapi kok tidak manfaatkan bantuan yang telah diberikan,” tutur Denni beberapa waktu lalu dalam dialog bertajuk Prakerja Sudah Sampai Mana?, Sabtu (24/4/2021).
Denni juga menyebut bahwa jumlah penerima kartu prakerja yang dicabut insentifnya sebanyak 29 ribu orang. Mereka semua berasal dari penerima di gelombang 12-14.
“Jadi, bagi teman-teman yang sekarang belum mendapatkan program kartu prakerja bersabar, kami akan buka gelombang 17 yang akan memanfaatkan dari ini tadi, yang tidak dimanfaatkan,” ungkapnya.
Insentif para peserta yang gugur itu, kata Denni akan dikembalikan ke negara.
“Manajemen akan merealokasikan untuk peserta-peserta baru, termasuk gelombang 17 nanti,” pungkasnya. (Bo)










