Suarapena.com, BANDUNG – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports menyatakan enam maskapai telah menyampaikan minat untuk membuka penerbangan berjadwal menggunakan pesawat jet dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Sejumlah rute domestik dan internasional kini tengah dibahas sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan kembali operasional bandara tersebut.
Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim, mengatakan pembahasan dilakukan bersama maskapai domestik maupun internasional. Menurut dia, respons yang diberikan maskapai sejauh ini cukup positif.
“Saat ini sudah ada enam maskapai yang menyatakan minat untuk membuka penerbangan berjadwal menggunakan pesawat jet dari Bandung,” kata Arie dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026).
Arie menjelaskan, sejumlah rute domestik yang diajukan meliputi Bali, Surabaya, Balikpapan, Pontianak, Padang, Lampung, Pekanbaru, Kualanamu, Makassar, dan Palembang. Sementara itu, untuk penerbangan internasional, pembahasan mencakup rute menuju Singapura, Kuala Lumpur, dan Johor Bahru, Malaysia.
Ia mengatakan, seluruh usulan rute tersebut masih akan dikoordinasikan bersama para pemangku kepentingan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Rute-rute tersebut diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan perekonomian, khususnya di Jawa Barat,” ujar Arie.
Selain menjajaki pembukaan rute baru, InJourney Airports juga mempersiapkan berbagai aspek operasional agar Bandara Husein Sastranegara dapat kembali melayani penerbangan domestik maupun internasional sesuai standar yang ditetapkan Kementerian Perhubungan.
Menurut Arie, optimalisasi Bandara Husein merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah untuk meningkatkan konektivitas udara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Jawa Barat.
Dari sisi operasional, InJourney Airports terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, dan TNI Angkatan Udara guna memastikan seluruh persyaratan operasional bandara dapat terpenuhi.
Salah satu langkah yang telah dilakukan ialah penambahan kendaraan Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF). Kehadiran armada tersebut meningkatkan kapasitas layanan penyelamatan dan pemadam kebakaran sehingga memenuhi kategori yang dipersyaratkan untuk operasional pesawat jet.
Di bidang keamanan, InJourney Airports juga menambah personel Aviation Security (Avsec) serta mengoptimalkan fasilitas pemeriksaan keamanan, seperti mesin X-ray, walkthrough metal detector, handheld metal detector, sistem CCTV, dan perangkat pendukung lainnya sesuai standar penerbangan sipil.
Arie menegaskan, seluruh proses optimalisasi Bandara Husein Sastranegara dilakukan sesuai regulasi yang berlaku. Ia berharap beroperasinya kembali penerbangan dari Bandung dapat memperkuat konektivitas antarwilayah, mempermudah mobilitas masyarakat, serta menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Jawa Barat. (sp/ky)










