Scroll untuk baca artikel

Lifestyle

Perjalanan Wastra Nusantara, Athan Kunjungi Lombok

×

Perjalanan Wastra Nusantara, Athan Kunjungi Lombok

Sebarkan artikel ini

SUARAPENA.COM – Fashion Designer kenamaan tanah air, Athan Siahaan lakukan perjalanan Wastra Nusantara. Kali ini, ia mengunjungi Lombok yang memiliki kekayaan tenun yang indah. Athan menyebut Lombok sebagai salah satu surga bagi pecinta wastra.

“Seni tenun asal Lombok tidak kalah cantik dari kain tenun daerah lain di Nusantara. Contohnya Tenun Pringgesela dari Lombok Timur dan Tenun Sukerare dari Lombok Tengah,” katanya, Selasa (1/3/2022).

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Sebagai seorang designer Athan Siahaan memperkenalkan Tenun Indonesia di kancah fashion dunia. Athan menjadi sorotan para pecinta wastra, karena karya-karya yang sangat anggun dan elegan.

Berita Terkait:  Harga BBM Sudah Naik, Sembako di Pasar Tradisional Masih Stabil

Athan Siahaan juga menjadi trend setter dengan kain-kain Nusantara yang menjadi ciri khas di setiap karya dan pagelarannya.

Dalam kunjungannya ke Lombok, ia menilai kain tenun Lombok punya ciri khas. Pewarnaan kain dilakukan secara alami yang peduli terhadap lingkungan, dan kelestarian budaya Nusantara.

“Pada Senin 28 February saya mengunjungi beberapa tempat perajin dan penenun kain di Lombok, juga ke Pertamina Mandalika International Street Circuit,” kata Athan.

Berita Terkait:  Calon Komisioner KPU dan Bawaslu Diuji DPR Mulai Hari Ini

Kehadiran Athan Siahaan di tengah para perajin tradisional menjadi sorotan, karena saat ini banyak orang yang tidak lagi bangga atas kekayaan Wastra Nusantara. Diakuinya, sudah jarang ditemui generasi penerus mempelajari budaya dan memperlihatkan kepada dunia.

“Kita harus tunjukkan pada dunia, bahwa kita sangat peduli dengan pelestarian budaya dan alam,” tukasnya. (sng)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca