Suarapena.com, JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri mencatat pengungkapan signifikan terkait peredaran vape etomidate sepanjang 2025. Hingga November, total 39 kasus berhasil diungkap dengan 61 tersangka diamankan.
“Dalam kurun waktu tahun 2025, kami mengungkap 39 kasus dengan 61 tersangka. Total barang bukti yang disita mencapai 28.331,54 gram,” ujar Direktur Tipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, Selasa (25/11/2025).
Eko menjelaskan, etomidate dalam bentuk liquid vape sebagian besar merupakan barang impor yang masuk ke Indonesia melalui jalur tidak resmi. Salah satu pengungkapan terbesar berasal dari jaringan yang beroperasi di Malaysia.
Menurut Eko, kasus menonjol tersebut diungkap oleh Polres Bandara Soekarno-Hatta, yang menemukan upaya penyelundupan ribuan cartridge liquid etomidate melalui jalur udara. Modus yang digunakan memanfaatkan celah di pemeriksaan barang bawaan penumpang maupun kargo.
“Benar, penyelundupan dalam skala besar ini melibatkan jaringan internasional. Mayoritas vape etomidate atau bahan bakunya diimpor dan diselundupkan ke Indonesia,” kata Eko.
Polri memastikan akan memperkuat pengawasan di titik-titik rawan penyelundupan, termasuk bandara dan pelabuhan. Selain itu, koordinasi dengan otoritas luar negeri akan ditingkatkan guna menekan peredaran narkoba jenis baru ini. (sp/hp)







