Khairul mengakui bahwa Kemnaker hingga kini masih memiliki tantangan, diantaranya menghadapi bonus demografi untuk mencapai angka SDM yang berkompeten, sehingga dengan adanya kompetisi tingkat ASEAN bisa menjawab tantangan tersebut.
“Saat ini secara keseluruhan baru terdapat 56 juta jiwa SDM yang memiliki kompetensi dan angka itu masih jauh dari target yakni 113 juta jiwa,” ujar Khairul. (sng)









