Suarapena.com, BEKASI – DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Bekasi menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Aceh. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh para kader yang juga merupakan anggota DPRD Kota Bekasi.
Ketua rombongan, Arif Rahman Hakim, mengatakan keberangkatan tim menjadi bentuk kepedulian partai terhadap masyarakat yang tengah menghadapi situasi darurat.
“Alhamdulillah, kami dari PDI Perjuangan Kota Bekasi bersama tim dan rombongan berangkat ke lokasi musibah,” ujar Arif, Rabu (10/12/2025).
Arif menuturkan, bantuan yang dibawa telah disesuaikan dengan kebutuhan mendesak warga di lokasi bencana. “Hari ini kami mendistribusikan bahan-bahan pokok, pakaian, serta perlengkapan salat ke Pidie, Aceh, yang sedang dilanda banjir dan longsor,” katanya.
Ia menambahkan, aksi tersebut menjadi wujud komitmen PDIP untuk hadir di tengah masyarakat, terutama ketika bencana melanda. “Kami percaya bahwa kebersamaan adalah kekuatan. Ketika saudara-saudara kita di Aceh tertimpa musibah, sudah menjadi kewajiban moral bagi kami untuk ikut membantu,” ujar Arif.
Arif berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga yang terdampak. “Semoga apa yang kami bawa bisa bermanfaat untuk masyarakat di Pidie Jaya. Walau tidak besar, kami ingin memastikan mereka tidak merasa sendirian,” ucapnya.
Sebelumnya, Sekretaris DPC PDIP Kota Bekasi, Ahmad Faisyal Hermawan, menjelaskan bahwa bantuan tersebut dihimpun melalui penggalangan dana internal partai. Dalam konferensi pers pada Jumat (5/12/2025), ia mengatakan dana sebesar Rp50 juta terkumpul dari iuran sukarela para kader, mulai dari anggota fraksi hingga pengurus di tingkat anak ranting.
“Dana Rp50 juta murni berasal dari anggota Fraksi kami dan pengurus partai. Ada yang menyumbang Rp100.000, Rp50.000, bahkan jutaan. Ini murni dari keluarga besar PDI Perjuangan Kota Bekasi. Kami tidak membuka donasi untuk umum,” kata Faisyal.
Untuk mempercepat proses distribusi, kebutuhan seperti obat-obatan, selimut, pakaian, dan sembako dibeli di wilayah terdekat lokasi bencana. Barang-barang tersebut kemudian dikirim menggunakan mobil box ke titik-titik terdampak. (sp/pr)










