Suarapena.com, TANGERANG – Warga di sekitar Gelanggang Olahraga (GOR) Rawa Kambing, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, sempat dilanda kepanikan pada Minggu (3/5/2026). Hujan deras yang turun menyebabkan genangan air di kawasan tersebut, sesuatu yang disebut warga tidak pernah terjadi sebelumnya.
Kecurigaan muncul ketika genangan air di Jalan Rawa Kambing RT 02/RW 02 tidak kunjung surut. Sejumlah warga kemudian berinisiatif memeriksa saluran air menggunakan alat seadanya. Dari pemeriksaan tersebut, mereka menduga ada benda yang menyumbat aliran air.
Warga lalu melaporkan temuan itu ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciledug, BPBD Kota Tangerang, yang berada tidak jauh dari lokasi.
Petugas Damkar yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan. Setelah berkoordinasi dengan warga, petugas memutuskan membongkar bagian saluran air yang diduga tersumbat.
Hasilnya, petugas menemukan seekor ular sanca dengan panjang sekitar 3 meter berada di dalam saluran tersebut. Ular itu diketahui menjadi penyebab utama terhambatnya aliran air.
Petugas UPT Damkar Ciledug, Barasetio, mengatakan proses evakuasi sempat mengalami kendala. Hal itu disebabkan posisi tubuh ular yang terjepit di antara batang besi dalam saluran air.
“Proses evakuasi sempat terkendala karena ular terhalang besi. Kami kemudian memutuskan membongkar saluran setelah mendapat persetujuan warga,” ujar Barasetio.
Menurut dia, genangan air mulai surut setelah posisi ular berhasil digeser dalam proses evakuasi.
Salah seorang warga, Kamal, mengaku lega setelah penyebab genangan air di lingkungannya akhirnya diketahui.
“Kami sempat bingung karena biasanya tidak pernah banjir. Setelah dicek ternyata ada ular sanca cukup besar di dalam saluran,” kata Kamal.
Ia juga mengapresiasi respons cepat petugas Damkar dalam menangani laporan warga.
Saat ini, ular sanca tersebut telah diamankan oleh petugas untuk dipindahkan ke lokasi yang lebih aman. Sementara itu, kondisi saluran air di wilayah tersebut dilaporkan telah kembali normal. (sp/pr)










