Suarapena.com, JAKARTA – Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei terbarunya terkait elektabilitas partai politik jika Pemilu 2024 diadakan sekarang.
Survei yang dilakukan dari 2 hingga 11 Maret 2023 menunjukan PDI Perjuangan masih menempati posisi diatas dengan elektabilitas 23,4 persen.
Untuk posisi kedua, ditempati Gerindra dengan 14,1 persen. Kemudian diurutan ketiga diisi oleh PKB dengan elektabilitas 10,3 persen.
“PDI Perjuangan, Gerindra, dan PKB alami kenaikan, sementara partai-partai lain mengalami penurunan jika dibandingkan dengan Pemilu 2019,” ujar Direktur Riset SMRC Deni Irvani, Selasa (21/3/2023).
Deni menjelaskan, jika dibanding dengan Pemilu 2019 memang PDI Perjuangan mengalami kenaikan dari 19,3 persen menjadi 23,4 persen.
Tak hanya PDI Perjuangan, Gerindra juga mengalami kenaikan dari yang sebelumnya 12,6 persen menjadi 14,1 persen. Begitu juga PKB, dari 9,7 persen menjadi 10,3 persen.
Sedangkan partai-partai parlemen lainnya, Golkar, NasDem, Demokrat, PKS, PPP, dan PAN mengalami penurunan.
“Golkar dari 12,3 ke 9 persen, NasDem 9,1 ke 7 persen, lalu Demokrat 7,8 ke 5,9 persen, PKS juga sama tidak mengalami kemajuan,” terang Deni.
Berdasarkan temuan survei, Deni juga menyampaikan bahwa PPP dan PAN masih berada di zona yang belum aman untuk bisa masuk ke parlemen.
“Sebagaimana temuan-temuan kita dalam survei sebelumnya, partai parlemen PPP dan PAN itu masih berada di zona yang belum aman untuk bisa masuk ke parlemen, karena suaranya masih dibawah 4 persen. Saya kira ini temuan kita yang paling baru tentang elektabilitas partai politik dibanding dengan 2019,” tuturnya.
Survei ini dilaksanakan dengan wawancara tatap muka pada 2-11 Maret 2023. Total sampel responden yang diwawancarai secara valid yakni 1.061 orang atau 87 persen.
Adapun margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan kurang lebih 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen menggunakan asumsi simple random sampling. (Bo/Sp)










