Suarapena.com, BEKASI – Pendidikan agama begitu penting bagi anak-anak di era modern seperti sekarang ini. Meski budaya asing begitu gencar masuk di tengah lingkungan masyarakat, tetapi dengan pondasi pendidikan agama yang memadai maka akhlak dan budi pekerti anak bangsa bisa tetap terjaga.
Di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Hikmah di Ciketing, Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, para santri tidak saja diajarkan mengaji. Selain menimba ilmu agama, mereka juga diajarkan mengelola sebuah usaha.
“Kita punya produksi susu sapi per hari sekitar 50 liter, atau 400 liter dalam satu bulan,” kata Piminan Ponpes Nurul Hikmah, KH. Uus Yusuf AR, saat dikunjungi, Senin (20/3/2023).
Dari pantauan di lokasi ternak milik Ponpes Nurul Hikmah, terliat 10 sapi perah tengah dirawat oleh para santri. Lokasi kandang dengan pusat pendidikan pesantren terpaut sekitar 20 meter, dengan demikian tidak mengganggu jalannya pendidikan agama di pesantren.
Menurutnya, pada awalnya jumlah sapi perah mencapai 30 ekor. Lantaran adanya penyakit sapi pada masa pandemi Covid-19 lalu, jumlahnya pun berkurang dan tersisa 10 ekor yang sudah dipastikan dalam kondisi sehat.







