Scroll untuk baca artikel
Kultural

Toleransi Beragama, Sebuah Kebijakan Hidup dalam Islam

×

Toleransi Beragama, Sebuah Kebijakan Hidup dalam Islam

Sebarkan artikel ini
toleransi beragama dalam islam

Suarapena.com, BEKASI – Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan zaman, toleransi beragama menjadi topik yang sering diperbincangkan. Toleransi beragama adalah sikap saling menghormati dan menghargai antara penganut agama lain.

Dalam Islam, toleransi dikenal dengan istilah tasamuh. Tasamuh atau tasahul memiliki arti kemudahan. Dengan demikian dapat diartikan bahwa agama Islam memberikan kemudahan bagi siapapun untuk menjalankan apa yang telah diyakini sesuai dengan ajaran masing-masing tanpa adanya tekanan atau tidak mengusik kepercayaan yang telah dijalani orang lain.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Toleransi dalam Islam, Sebuah Pandangan Al-Quran. Al-Quran sebagai kitab suci umat Islam, mengandung banyak ayat yang menunjukkan sikap toleransi. Berikut beberapa contohnya:

Berita Terkait:  Mengenal Rabu Wekasan: Mitos atau Fakta?

Surat Al-Kafirun ayat 1-6:

قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ (1) لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ (2) وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ (3) وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَا عَبَدْتُمْ (4) وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ (5) لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ (6)

Ayat ini menekankan untuk dapat bertoleransi kepada umat dari agama dan kepercayaan lain.

Surat Al-Baqarah ayat 256:

لَآ اِكْرَاهَ فِى الدِّيْنِۗ قَدْ تَّبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ ۚ فَمَنْ يَّكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْۢ بِاللّٰهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقٰى لَا انْفِصَامَ لَهَا ۗوَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ

Ayat ini menekankan toleransi kepada orang-orang di luar Islam dan tidak memaksakan mereka untuk masuk Islam, karena tidak ada paksaan dalam memasuki agama ini.

Berita Terkait:  Baca Tulis Alquran Lansia di Pinang, Contoh Nyata Kota Tangerang Berakhlakul Karimah

Surat Yunus ayat 99:

وَلَوْ شَاۤءَ رَبُّكَ لَاٰمَنَ مَنْ فِى الْاَرْضِ كُلُّهُمْ جَمِيْعًاۗ اَفَاَنْتَ تُكْرِهُ النَّاسَ حَتّٰى يَكُوْنُوْا مُؤْمِنِيْنَ

Ayat ini menunjukkan bahwa tidak ada paksaan dalam menganut agama Islam.

Surat Al-Kahfi ayat 29:

وَقُلِ الْحَقُّ مِنْ رَّبِّكُمْۗ فَمَنْ شَاۤءَ فَلْيُؤْمِنْ وَّمَنْ شَاۤءَ فَلْيَكْفُرْۚ اِنَّآ اَعْتَدْنَا لِلظّٰلِمِيْنَ نَارًاۙ اَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَاۗ وَاِنْ يَّسْتَغِيْثُوْا يُغَاثُوْا بِمَاۤءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِى الْوُجُوْهَۗ بِئْسَ الشَّرَابُۗ وَسَاۤءَتْ مُرْتَفَقًا

Ayat ini menunjukkan bahwa setiap orang memiliki kebebasan untuk memilih agama yang diyakininya.

Toleransi dalam Islam, Sebuah Pandangan Hadits. Selain Al-Quran, hadits juga menjadi sumber ajaran Islam. Salah satu hadits yang menunjukkan sikap toleransi dalam Islam adalah:

Berita Terkait:  Jumat Berkah, Menggapai Keutamaan dengan Bersedekah

“Hubungan orang mukmin dengan orang mukmin yang lain bagaikan satu bangunan yang saling memperkokoh satu sama lain.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam hadits ini, toleransi ditunjukkan dalam bentuk saling menghargai dan memperkokoh antar sesama umat Muslim.

Islam adalah agama yang mengajarkan toleransi. Konsep toleransi dalam Islam dikenal sebagai tasamuh. Tasamuh atau tasahul memiliki arti kemudahan.

Dengan demikian dapat diartikan bahwa agama Islam memberikan kemudahan bagi siapapun untuk menjalankan apa yang telah diyakini sesuai dengan ajaran masing-masing tanpa adanya tekanan atau tidak mengusik kepercayaan yang telah dijalani orang lain. Toleransi dalam Islam ditunjukkan melalui beberapa ayat dalam Al-Quran dan hadits. (sng)