Scroll untuk baca artikel

Pendidikan

Tradisi Tahunan Paud Qu Alhasanah dan MI Sirojul Huda Bojong Menteng Bogor Gelar Samenan

×

Tradisi Tahunan Paud Qu Alhasanah dan MI Sirojul Huda Bojong Menteng Bogor Gelar Samenan

Sebarkan artikel ini

Suarapena.com, BOGOR – Yayasan Binaul Ummah di Kampung Bojong Menteng Desa Cibalung Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor menggelar tradisi samenan yaitu wisuda perpisahan dan kenaikan kelas bagi ratusan siswa dan siswinya di tingkat Paud Qu Alhasanah dan Madrasah Ibditidaiyah (MI), pada Sabtu (24/6/2023).

Kegiatan Samenan berlangsung sejak pukul 08:00 WIB pagi yang rencananya akan dilangsungkan hingga malam. Tidak kurang dari 150 siswa ikut memeriahkan acara Samenan tersebut dengan berbagai rangkaian acara dan kreasi pertunjukan.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Kepala Paud Qu Alhasanah Asep Hermawan, mengatakan setiap siswa diwajibkan pentas seni, menampilkan kreasi seni anak-anak, tarian, nyanyian dan belajar pidato di muka umum serta hafalan do’a yang sering dibaca setiap hari. Pada Intinya acara samenan ini kenaikan tingkat, dari tingkat A ke tingkat B , kemudian baru acara Wisuda kelulusan.

Berita Terkait:  Bunda PAUD Kota Bekasi Ajak Ribuan Anak PAUD Kenal Ibadah Haji

“Tradisi Samenan yang di adakan setahun sekali sudah mengakar di Desa Cibalung Kampung Bojong menteng sepatutnya perlu dijaga serta di lestarikan sebagai sebuah bentuk perwujudan dari nilai persatuan serta kebersamaan. Acara samenan ini juga sebagai suatu tradisi pendidikan keagamaan umat muslim yang dihelat secara rutin tiap tahunnya,” katanya kepada Suarapena.com.

“Saya bangga, melihat anak-anak didikan kami ini yang tampil di atas panggung, untuk menunjukan expresi kebahagiaan sebagai wujud tanda kelulusan siswa dan siswi Paud Qu Alhasanah dan siswa madrasah ibtidaiyah Sirojul Huda  maupun kenaikan kelas,” ujarnya.

Berita Terkait:  Pokja Bunda PAUD Kota Makassar Optimalkan Pendidikan Anak Usia Dini

Terpisah, salah satu orang tua siswa, Latif Munandar menyampaikan ucapan  terima kasih sebanyak-banyaknya kepada para guru Paud Qu Alhasanah yang telah membimbing, mendidik dan mencurahkan kasih sayang kepada para siswanya.

“Mohon maaf apabila selama menitipkan anak-anak, kami kurang berkomunikasi dengan guru-guru sekalian. Tetapi, kami tetap mengikuti perkembangan pelajaran mereka, Kami berharap semoga ilmu yang telah diberikan kepada anak-anak kami bermanfaat bagi masa depan mereka,” harapnya. (Abas)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca