Scroll untuk baca artikel

HeadlinePena Kita

Trump Declaration dan Kekeliruannya

×

Trump Declaration dan Kekeliruannya

Sebarkan artikel ini
Trump Declaration dan Kekeliruannya - Oleh Ade Yasin
Hj. Ade Yasin, SH, MH, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bogor, Calon Bupati Bogor 2018.

Kekeliruan Trump Declaration

Ada dialog klasik yang diawali dengan pertanyaan “Sebesar apa sih nilai Quds (Yerusalem)?” Lalu muncul jawaban “Quds tak berarti apa-apa, namun Quds adalah segalanya”.

Quds atau Yerusalem sepanjang sejarahnya adalah catatan pertumpahan darah. Tak pernah terjadi penguasa Yerusalem menyerahkan Yerusalam secara sukarela kepada siapapun. Kecuali hanya dalam satu momen sejarah ketika penguasa Yerusalem (Patriach Sophronius) menyerahkan kunci kota langsung kepada Umar bin Khattab pada tahun 637 M. Fakta ini seakan memberi pesan bahwa, Yerusalem lebih sering dikuasai dengan merebutnya. Bukan dihadiahkan.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Keputusan Trump (yang mungkin kelak dicatat sebagai “Trump Declaration”) pada 06 Desember 2017, hanya berselisih beberapa hari dari tanggal “Balfour Declaration” buatan Inggris pada 02 November 1917, yang berisi hak bagi Yahudi untuk mendirikan Negara Israel. Dan 30 tahun kemudian, tepatnya tahun 1947, Negara Israel lahir. Tambah ironis, karena Inggris bersama Perancis justru menjadi negara pertama yang secara terbuka menolak “Trump Declaration”.

Berita Terkait:  PPDB, Antara Intervensi Politik dan Dampak Luas Bagi Kerusakan Moral Bangsa

Secara alami, kontur tanah Yerusalem memang tak memiliki keistimewaan spesifik dari segi lokasi maupun tingkat kesuburannya. Quds hanya sebuah bukit yang awalnya adalah tanah tandus tak menarik ketika dibuka pertama kali dan diolah oleh Nabi Ibrahim sekitar 2.200 tahun sebelum masehi. Tapi secara spiritual, Yerusalem adalah segalanya bagi penganut tiga agama Samawi yakni Yahudi, Kristen, dan Islam.

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca