Scroll untuk baca artikel

HeadlinePemerintahan

Camat Dan Lurah Jatisampurna Berharap Usulan Musrenbangnya Banyak Terealisasi di 2021

×

Camat Dan Lurah Jatisampurna Berharap Usulan Musrenbangnya Banyak Terealisasi di 2021

Sebarkan artikel ini

SUARAPENA.COM – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan di Kota Bekasi untuk tahun anggaran 2021 serempak dilaksanakan. Terutama musrenbang di lima kelurahan se Kecamatan Jatisampurna yang dihadiri Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto saat pembukaan Musrenbang di kelurahan jatikarya pagi tadi, Selasa (21/1/2020).

Akhir dari rangkaian jadwal Musrenbang tingkat kelurahan serempak di kecamatan jatisampurna jatuh pada kelurahan jatisampurna.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Terkait mekanisme pengajuan usulan pada Musrenbang tingkat kelurahan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memberikan peluang ditiap RW untuk mengajukan sebanyak tiga usulan pembangunannya yang berupa skala prioritas.

Musrenbang tingkat kelurahan jatisampurna wilayah kecamatan jatisampurna, dihadiri tiga anggota DPRD kota Bekasi diantaranya, Agus Boyo dari fraksi PDIP, H.Edi fraksi Partai Golkar, Drajat Kardono fraksi PKS. Serta perangkat daerah wilayah antara lain Camat Jatisampurna Wahyudin, Lurah Nuryani, Ketua LPM Aryanto dan 19 ketua RW se Kelurahan Jatisampurna, tim penggerak PKK maupun kader Posyandu.

Dalam sambutannya, Camat Jatisampurna, Wahyudin, mengatakan pelaksanaan Musrenbang kota bekasi sudah melalui Sistem Perencanaan Pembangunan Dan Penganggaran (Siencang) atau sistem Informasi Elektronik. “Sistem pengajuan usulan pun sudah melalui input informasi elektronik, jadi kalau telat waktu inputnya tak masuk datanya,” terangnya.

Menurutnya, musrenbang rkpd tahun 2021 ini adalah hal yang sangat transparan. Selain itu, dengan tema ‘Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dan Kapasitas Pelaku Ekonomi’, Wahyudin berharap pada usulan Musrenbang tingkat kelurahan ini lebih kepada di bidang ekonomi kemasyarakatan. “Ya karena berbasis IT dengan menggunakan program siencang sehingga semua usulan baik itu berasal dari renja SKPD usulan dari DPRD maupun usulan dari RW maupun masyarakat, semuanya secara serentak harus dimasukkan dalam program sehingga tidak ada lagi program yang usulannya secara tiba-tiba,” katanya.

“Sistem input informasi elektronik ini untuk usulan pembangunan akan secara otomatis terkunci dua hari kedepan. Oleh karena itu kita selesaikan di kelurahan,” ungkapnya. (Yud)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca