Scroll untuk baca artikel
NewsSuara Jakarta

Cuaca Panas Ekstrem Tembus 37,6 Derajat Celcius, BMKG Ungkap Sejumlah Faktor

×

Cuaca Panas Ekstrem Tembus 37,6 Derajat Celcius, BMKG Ungkap Sejumlah Faktor

Sebarkan artikel ini
Menurut BMKG cuaca panas ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia karena beberapa faktor.
Menurut BMKG cuaca panas ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia karena beberapa faktor.

Suarapena.com, JAKARTA – Cuaca panas menyengat yang melanda berbagai wilayah di Indonesia dalam beberapa hari terakhir bukan sekadar perasaan — ini adalah fakta ilmiah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu maksimum menyentuh angka 37,6 derajat celcius, menjadikan Oktober 2025 sebagai salah satu bulan terpanas sepanjang tahun.

Menurut BMKG, cuaca ekstrem ini dipicu oleh dua faktor utama:

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

1.Gerak semu matahari yang kini berada di selatan ekuator, sehingga radiasi matahari lebih langsung menyentuh wilayah Indonesia.

Berita Terkait:  Hujan Lebat Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah 15–21 Februari 2026, Masyarakat Diminta Waspada

2.Monsun Australia yang membawa udara kering dan panas, memperparah kondisi minim awan.

“Kombinasi ini membuat sinar matahari lebih tajam menembus atmosfer karena kurangnya tutupan awan. Dampaknya, wilayah seperti Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, hingga Papua merasakan suhu lebih panas dari biasanya,” jelas Guswanto, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Kamis (16/10/2025).

Cuaca panas ini, menurut BMKG, tidak hanya sesaat, melainkan tanda dari pola cuaca kering yang meluas dan persisten.

Berita Terkait:  Goncangan Gempa di Pandeglang-Banten Terasa Sampai ke Bekasi

“Minimnya awan dan dominasi udara kering membuat panas ini terus berlanjut,” ungkap Andri Ramdhani, Direktur Meteorologi Publik BMKG.

Meskipun siang hari terasa seperti di oven, BMKG menyebutkan bahwa hujan lokal masih mungkin terjadi, terutama sore hingga malam hari, khususnya di wilayah Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Papua karena adanya aktivitas konvektif.

BMKG juga mengingatkan bahwa cuaca panas bisa diiringi cuaca ekstrem mendadak, seperti hujan lebat, petir, dan angin kencang. Karenanya, selalu pantau update dari BMKG. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca