Suarapena.com, BEKASI – Komisi IV DPRD Kota Bekasi mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi segera menindaklanjuti rekomendasi hasil rapat terkait dugaan perundungan atau bullying di Unity School.
Dewan meminta Disdik melakukan investigasi secara menyeluruh untuk mengusut dugaan kasus bullying yang terjadi di lingkungan sekolah tersebut.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Ahmadi Madonk, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan sebelumnya telah membentuk tim investigasi untuk menangani dugaan kasus bullying di Unity School.
Namun, hingga kini, Komisi IV masih mempertanyakan tindak lanjut dari hasil rapat dan rekomendasi yang telah disepakati.
“Kita mempertanyakan tindak lanjut hasil rapat dan mendesak investigasi itu,” ujar Madonk, Senin (10/8/2026).
Menurut dia, tindak lanjut investigasi perlu segera dilakukan agar persoalan tersebut tidak berlarut-larut dan dapat memberikan kepastian bagi seluruh pihak yang terlibat.
Madonk menegaskan, Komisi IV DPRD Kota Bekasi akan mengambil langkah lebih lanjut jika Disdik tidak segera menjalankan rekomendasi tersebut.
“Komisi IV bersama Dinas Pendidikan membentuk tim investigasi terkait dengan kasus-kasus bullying. Tapi kalau misalnya dalam waktu tiga hari tidak ada tindak lanjut dari Disdik, ya kita Komisi IV akan turun ke sekolah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Chondro Wibowo, memastikan pihaknya akan segera memproses dan menindaklanjuti rekomendasi DPRD Kota Bekasi.
“Terkait rekomendasi hasil audiensi DPRD kemarin, segera akan kami proses dan ditindaklanjuti,” katanya.
DPRD Kota Bekasi berharap proses investigasi dapat segera dilakukan secara menyeluruh sehingga dugaan bullying di Unity School dapat ditangani berdasarkan fakta dan memberikan kepastian bagi seluruh pihak. (sp/wb)







