Scroll untuk baca artikel

Ekbis

Erick Ungkap Dampak Besar PNM Mekaar di Desa

×

Erick Ungkap Dampak Besar PNM Mekaar di Desa

Sebarkan artikel ini
Menteri BUMN Erick Thohir
Menteri BUMN Erick Thohir

SUARAPENA.COM – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan dampak besar program PNM Mekaar dalam membantu usaha ibu-ibu di desa.

Terdapat 12,7 juta ibu-ibu yang bergabung dalam program Mekaar dengan total pembiayaan hingga Rp 46,7 triliun pada 2021.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Jumlah ini diprediksi akan terus bertambah hingga 14,9 juta seiring berjalannya waktu. Erick bercita-cita nasabah Mekaar bisa terus meningkat hingga 20 juta orang.

“Satu ibu nasabah Mekaar bisa mempekerjakan satu hingga dua orang. Selama covid ada penambahan 7,1 juta orang.

Artinya, ketika di kota-kota besar melepaskan pegawai, ibu-ibu di desa membuka lapangan kerja sampai 7,1 juta orang,” ujar Erick dalam keterangan tertulis, Senin (16/5/2022).

Erick pun mengajak ibu-ibu di Majalengka untuk bergabung dalam program tersebut. Berdasarkan data, jumlah nasabah Mekaar di Majalengka baru sebanyak 96 ribu orang, sementara total nasabah di Jawa Barat mencapai 2,7 juta orang.

Berita Terkait:  Indonesia Siap Jembatani Komunikasi Rusia - Ukraina

Ia menyampaikan, BUMN telah menyalurkan bantuan pembiayaan sebanyak Rp 341 miliar untuk 96.268 nasabah Mekaar di Majalengka pada 2021, dan Rp 157 miliar kepada 38.680 nasabah Mekaar di Majalengka pada 2022.

“Saya berharap ibu-ibu di Majalengka bisa ikut bergabung dalam program Mekaar karena saya tahu di Majalengka ini 36 persen masyarakatnya menganggur, artinya pembukaan lapangan kerja menjadi kunci utama,” tutur Erick.

Erick menilai ibu-ibu di Majalengka memiliki potensi yang tak kalah hebat dengan daerah lain. Terlebih, dengan adanya kampung kreatif.

Program Mekaar, menurut Erick, bukan tercipta hanya karena dirinya tengah menjabat sebagai Menteri BUMN.

Program ini akan terus berjalan meski dirinya kelak tak lagi menjadi orang nomor satu di BUMN.

Berita Terkait:  Mengenal Azwar Anas yang Baru Dilantik Jokowi Jadi MenPAN-RB

“Kalau ini tidak mungkin berhenti, karena programnya di seluruh Indonesia yang jumlahnya sudah 12,7 juta.

Bahkan, sekarang sedang kita dorong menjadi 14,9 juta orang dan cita-citanya 20 juta orang.

Jadi program ini bukan karena saya jadi menteri, karena tidak mungkin ketika sudah tak menjadi menteri lalu yang 12,7 juta nasabah diberhentikan,” katanya.

Tak hanya untuk ibu-ibu, Erick juga menyapa warga NU dan Anshor di Majalengka.

Erick menyebut bahwa BUMN telah bekerja sama dengan PBNU dalam membangun 250 Badan Usaha Milik Nahdlatul Ulama (BUMNU).

Sudah ada 4.923 outlet Pertashop yang beroperasi di seluruh Indonesia hingga 31 Maret 2022, dan 10 Pertashop di antaranya berada di Majalengka.

“Kita sudah tanda tangan di Madura, kita untuk pertama kali akan membuka supermarket pangan pada akhir tahun,” ucap Erick. (Bo/cr01)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca