Suarapena.com, BEKASI – DPD Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) Kota Bekasi menggelar acara Maulid Nabi serta santunan anak yatim dan piatu di Kantor Sekretariatnya Kelurahan Pekayonjaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Rabu (8/11/2023) malam.
Hadir dalam acara tersebut yakni penceramah Ustadz Mohay Attaly yang menjabarkan tentang tiga golongan manusia sebagaimana disebutkan dalam Surat Alfatihah.
“Tiga golongan manusia ini adalah pertama orang yang diberikan nikmat oleh Allah, kedua orang yang dimurkai Allah, dan ketiga orang yang sesat,” katanya.
Dalam hal ini, ia menyinggung penjajahan yang dilakukan oleh Israel kepada Bangsa Palestina. Ia mengungkapkan, para ahli tafsir menjelaskan bagaimana penjajahan Bangsa Palestina sebagaimana dilakukan oleh golongan orang yang dimurkai Allah SWT.
Ia juga mengajak para hadirin agar memperbanyak bershalawat kepada nabi, dan meneladani sifat mulia Rasulullah SAW.
Sementara itu, Ketua DPD Forkabi Kota Bekasi, Muhammad Atto Gatruk, berpesan agar para anggota Forkabi terus menjaga rasa persaudaraan dan kesatuan dalam berorganisasi.
Selaras dengan program yang diusungnya agar Forkabi menjadi organisasi yang religius-nasionalis, maka harus mampu meneladani Nabi Muhammad SAW.
“Idolakan Akhlakul Karimahnya Rasulullah SAW, menuju sebuah perubahan dan pembaharuan di zaman sekarang ini. Istiqomah dalam perkataan dan perbuatan. Alhamdulillah, barakallahufikum, Shallu ‘alannabiy, bagimu, bagiku, bagi-Nya,” katanya.
Di tempat yang sama Ketua Panitia, Abu Hasan H.M mengungkapkan, dalam acara maulid nabi tersebut, Forkabi Kota Bekasi memberikan santunan kepada puluhan anak yatim dan piatu yang hadir. Selain itu juga memberikan sembako yang telah menjadi agenda rutin DPD Forkabi Kota Bekasi.
“Insyaallah kita tetap Istiqomah setiap bulan memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa. Mudah-mudahan apa yang kita berbuat bisa bermanfaat untuk masyarakat,” harap pria yang akrab disapa Dagul.
Selain dihadiri oleh para anak yatim, acara Maulid Nabi Muhammad SAW ini juga dihadiri oleh Ustadz Ubaidillah Assofari, Habib Hanif bin Soleh Al-Athas, para alim ulama, dan tokoh masyarakat. (sng)










