Scroll untuk baca artikel

NewsSuara Jabar

Harga Kebutuhan Pokok di Bandung Stabil, Cabai Mulai Turun

×

Harga Kebutuhan Pokok di Bandung Stabil, Cabai Mulai Turun

Sebarkan artikel ini
Dalam catatan Disdagin harga kebutuhan pokok di Bandung stabil, harga cabai mulai turun.
Dalam catatan Disdagin harga kebutuhan pokok di Bandung stabil, harga cabai mulai turun.

Suarapena.com, BANDUNG – Harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di pasar tradisional maupun toko ritel di Kota Bandung terpantau relatif stabil dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan, beberapa komoditas strategis seperti cabai mengalami penurunan harga dibandingkan sebelumnya.

Kepala Bidang Distribusi dan Perdagangan Pengawasan Kemetrologian Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Meiwan Kartiwa, mengatakan pihaknya secara rutin melakukan pemantauan harga untuk memastikan pasokan dan harga kebutuhan pokok tetap terkendali.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Hasil monitoring kami pada Kamis terakhir kemarin, alhamdulillah harga barang kebutuhan pokok masih relatif stabil. Bahkan beberapa komoditas cenderung mengalami penurunan, seperti cabai rawit merah dan cabai merah tanjung dibandingkan minggu-minggu sebelumnya,” kata Meiwan, Senin (22/6/2026).

Menurut dia, fluktuasi harga yang masih terjadi saat ini umumnya berasal dari komoditas sayuran yang sangat dipengaruhi kondisi cuaca. Sementara itu, sejumlah komoditas utama lainnya, termasuk telur ayam, masih berada dalam kondisi normal dan stabil.

Berita Terkait:  Harga Cabai Merah di Temanggung Turun Drastis, Petani Antisipasi Penyakit Patek dan Busuk Batang

Berdasarkan hasil pemantauan Disdagin, harga cabai rawit merah atau cabai domba saat ini berada pada kisaran Rp 60.000 hingga Rp 80.000 per kilogram. Adapun harga cabai merah tanjung berkisar antara Rp 40.000 hingga Rp 60.000 per kilogram.

“Kalau cabai saat ini justru lebih cenderung turun dibandingkan beberapa minggu sebelumnya,” ujar Meiwan.

Selain cabai, harga daging ayam ras juga masih terjaga dan berada di bawah harga acuan pemerintah. Di pasaran, daging ayam ras dijual dengan harga sekitar Rp 38.000 hingga Rp 40.000 per kilogram.

Sementara itu, harga daging sapi bervariasi tergantung jenis dan kualitasnya. Harga daging sapi di sejumlah pasar Kota Bandung berada pada kisaran Rp 130.000 hingga Rp 150.000 per kilogram.

Meiwan menjelaskan, perbedaan harga tersebut dipengaruhi oleh jenis potongan daging yang dijual.

“Harga daging sapi berbeda-beda karena kualitasnya juga berbeda. Ada yang tanpa lemak, bagian khas dalam, khas luar maupun paha sehingga harganya bervariasi,” jelasnya.

Berita Terkait:  Jelang Libur Nataru Harga Sembako di Pasar Stabil?

Untuk komoditas minyak goreng, Disdagin mencatat sempat terjadi kenaikan harga beberapa waktu lalu. Namun, kondisi saat ini menunjukkan harga kembali stabil dan tidak mengalami kenaikan lebih lanjut.

“Harga minyak goreng sekarang masih bertahan stabil, tidak ada kenaikan lagi,” kata Meiwan.

Selain melakukan pemantauan harga, Disdagin Kota Bandung juga terus menjalankan program pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Meiwan mengatakan, program pasar murah yang menjadi agenda rutin setiap triwulan telah dilaksanakan menjelang Hari Raya Iduladha pada triwulan kedua tahun ini. Selanjutnya, kegiatan serupa akan kembali digelar pada triwulan ketiga atau sekitar September 2026.

“Nanti menjelang triwulan ketiga kemungkinan sekitar bulan September, kami akan melaksanakan pasar murah kembali,” tuturnya.

Disdagin berharap stabilitas harga kebutuhan pokok dapat terus terjaga sehingga daya beli masyarakat tetap kuat dan inflasi daerah dapat terkendali. (sp/ky)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca