Suarapena.com, BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung proses pembenahan fasilitas di Pasar Baru, Jalan Juanda, Kota Bekasi, Selasa (11/8/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan berbagai perbaikan berjalan sesuai rencana sekaligus melihat langsung fasilitas yang masih membutuhkan penanganan.
Sejumlah titik menjadi perhatian Tri dalam kunjungan tersebut. Di antaranya penataan kabel di bagian depan pasar yang masih terlihat semrawut, rencana pembangunan lift di sisi barat dan timur, serta kondisi area basement yang menjadi lokasi aktivitas para pedagang.
Untuk area basement, pembenahan akan dilakukan dengan mengecat ulang serta menata kembali lapak-lapak pedagang.
Penataan tersebut ditujukan agar area basement menjadi lebih rapi, bersih, dan nyaman, baik bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja.
Tri memberikan waktu sekitar dua pekan untuk menyelesaikan pembenahan di area tersebut.
PT Mitra Patriot (PTMP) menyatakan siap melaksanakan pembenahan dengan dukungan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat peningkatan fasilitas Pasar Baru sehingga pelayanan kepada pedagang dan masyarakat dapat semakin baik.
Tri mengatakan, pembenahan Pasar Baru dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Menurut dia, pemerintah tidak hanya perlu memperhatikan kondisi fisik bangunan, tetapi juga memastikan fasilitas pasar memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Kita benahi secara bertahap, yang paling penting ada proses dan progresnya. Mulai dari kabel, fasilitas, sampai area pedagang harus kita tata supaya Pasar Baru menjadi tempat yang lebih layak, nyaman dan aman,” ujar Tri.
Ia menegaskan akan terus memantau proses perbaikan yang berlangsung di sejumlah fasilitas publik di Kota Bekasi, termasuk Pasar Baru.
Pemantauan dilakukan untuk memastikan setiap pembenahan tidak berhenti pada pekerjaan fisik, tetapi benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.
Selain membenahi fasilitas, Pemerintah Kota Bekasi juga ingin mengembalikan Pasar Baru sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Tri mengatakan, setelah fasilitas pasar ditata, pemerintah akan mendorong berbagai langkah agar jumlah pengunjung dan pembeli kembali meningkat.
“Kita ingin Pasar Baru ini kembali menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Setelah fasilitasnya kita benahi, langkah berikutnya bagaimana kita mendorong agar pengunjung dan pembeli semakin ramai sehingga para pedagang juga semakin sejahtera,” katanya.
Pembenahan Pasar Baru dengan demikian tidak hanya diarahkan pada perbaikan bangunan dan fasilitas. Pemerintah Kota Bekasi juga akan berupaya meningkatkan daya tarik pasar agar aktivitas perdagangan kembali berkembang.
Dengan lingkungan yang lebih tertata, fasilitas yang semakin memadai, serta meningkatnya kunjungan masyarakat, Pasar Baru diharapkan dapat kembali menjadi salah satu penggerak perekonomian sekaligus mendukung kesejahteraan pedagang di Kota Bekasi. (sp/pr)







