“Ya dengan begitu, masyarakat Kabupaten Bekasi bisa mengingat dan mengenal kembali siapa sebenanya sosok Mama Cibogo, sampai Pemkab serius namanya diangkat ke permukaan untuk diusulkan sebagai pahlawan nasional, dan dijadikan nama jalan,” lanjutnya.
Burhani yang memimpin organisasi alumni dari anak organisasi Nahdlatul Ulama tersebut mengaku bangga ada sosok ulama dan santri yang diusulkan menjadi Pahlawan Nasional.
Dirinya juga mendorong agar Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) yang dibentuk Pemkab Bekasi dapat terus bekerja meneliti jejak sejarah ulama dan tokoh Bekasi yang berjasa untuk negara.
“Ya, seperti contohnya masih ada pejuang lainnya, di antaranya, KH. Muhammad Djahari Mintar Ceger, KH. Fudholi di Cikarang, perlu juga diteliti karena punya perjuangan yang sama,” jelasnya.
Penghormatan kepada para ulama dan santri ini, menurut Burhani, bisa dilakukan oleh Pemkab Bekasi dengan memberikan dukungan atau bantuan dalam bentuk apapun kepada ahli waris sebagai tanda ucapan kebanggaan dan penghargaan.










