Scroll untuk baca artikel

HukrimNews

Indonesia Menuju Zero ODOL, Korlantas Polri Mulai Sosialisasi Selama 30 Hari

×

Indonesia Menuju Zero ODOL, Korlantas Polri Mulai Sosialisasi Selama 30 Hari

Sebarkan artikel ini
Sosialisasi zero ODOL telah dimulai Korlantas Polri selama 30 hari ke depan.
Sosialisasi zero ODOL telah dimulai Korlantas Polri selama 30 hari ke depan.

Suarapena.com, JAKARTA – Korlantas Polri resmi memulai langkah strategis untuk mewujudkan Indonesia bebas dari Over Dimension and Over Loading (ODOL) yang selama ini menjadi ancaman keselamatan dan kenyamanan lalu lintas nasional.

Kakorlantas Irjen Polisi Agus Suryonugroho mengumumkan, tahap sosialisasi akan berlangsung selama 30 hari ke depan, dimulai sejak 1 Juni 2025. Fase ini menjadi kunci dalam rangkaian rencana aksi menuju Indonesia Zero ODOL, sebuah program yang dirancang untuk menjadikan jalanan lebih aman dan teratur.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Fokus sosialisasi ini adalah memperbarui data intelijen lalu lintas, khususnya mengenai kendaraan yang diduga melanggar ketentuan dimensi di seluruh Indonesia,” jelas Kakorlantas, Selasa (3/6/2025).

Berita Terkait:  Kakorlantas Sebut Operasi Ketupat 2026 Berjalan Lancar, Teknologi dan Pembatasan Truk Jadi Kunci

Tidak hanya itu, tahapan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat lewat pendekatan persuasif. Melalui edukasi langsung dan imbauan kepada para pengemudi serta pemilik kendaraan, diharapkan terjadi perubahan sikap yang signifikan dalam mematuhi aturan dimensi dan muatan kendaraan.

Kakorlantas berharap, pemilik kendaraan yang melanggar dapat segera menormalisasi kendaraannya atau menghentikan operasional kendaraan yang tidak sesuai aturan demi menjaga keselamatan bersama.

Berita Terkait:  Viral Gerakan ‘Stop Tot Tot Wuk Wuk’, Kakorlantas: Penggunaan Sirene dan Strobo Dihentikan!

“Ini bukan hanya soal penegakan hukum, tapi juga gerakan bersama seluruh elemen masyarakat, khususnya pelaku usaha transportasi, untuk menciptakan sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Kendaraan ODOL selama ini menjadi momok di jalanan Indonesia, tak hanya meningkatkan risiko kecelakaan, tapi juga merusak infrastruktur vital. Dengan sosialisasi ini, Korlantas berharap bisa membangun kesadaran kolektif demi masa depan transportasi yang lebih baik. (sp/hp)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca