Di dalam pertemuan tersebut, peserta PPRA LXIII dan PPRA LXIV Lemhannas RI menyampaikan hasil kajian isu strategis mengenai konsolidasi demokrasi dan kepemimpinan Indonesia di G20 kepada Presiden Jokowi.
Sebelumnya, kajian tersebut telah diseminarkan yang antara lain dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi, Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto, serta Rektor Universitas Indonesia (UI).
“PPRA LXIII memberikan kajian tentang konsolidasi demokrasi, bagaimana mereduksi politik identitas. Lalu PPRA LXIV memberikan kajian kepada Presiden tentang kepemimpinan G20, bagaimana memperkuat kolaborasi demi meningkatkan konektivitas dan rantai pasok global. Dua kajian itu tadi diterima oleh Presiden, dipaparkan inti-inti dari rekomendasi yang diberikan baik oleh PPRA LXIII dan PPRA LXIV,” pungkasnya.
Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan yaitu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dan Menteri Sekretaris Negara (Pratikno). (tgh/UN)










