Scroll untuk baca artikel
Suara Banten

Kampung Batik Kembang Mayang Mejeng di Gebyar Batik Larangan

×

Kampung Batik Kembang Mayang Mejeng di Gebyar Batik Larangan

Sebarkan artikel ini
batik kembang mayang tangerang

Suarapena.com, TANGERANG – Kecamatan Larangan terus berupaya untuk mempromosikan dan mengembangkan potensi lokal yang dimiliki oleh masyarakatnya. Baru-baru ini, Pemerintah Kota Tangerang melalui Kecamatan Larangan telah mengadakan acara Gebyar Batik untuk memperkenalkan dan mengembangkan kerajinan batik khas Tangerang yang dikelola oleh Kampung Batik Kembang Mayang.

Camat Larangan, Nasrullah, menjelaskan bahwa Gebyar Batik diadakan sebagai strategi untuk memperkenalkan Kampung Batik Kembang Mayang yang telah dikenal sebagai produsen batik yang produktif dan mampu menciptakan motif batik yang mencerminkan identitas Kota Tangerang. Selain itu, Kampung Batik Kembang Mayang bersama dengan UMKM di RW 11 Kelurahan Larangan Selatan telah dikenal mampu memproduksi berbagai jenis kerajinan batik, mulai dari kain, baju, selendang, tas, hingga aksesoris lainnya.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

“Kami baru saja berhasil mengadakan Gebyar Batik untuk mendorong potensi Kampung Batik Kembang Mayang. Kami tidak hanya ingin menghidupkan sanggar batik, tetapi kami juga akan terus mendukung perkembangan kegiatan di sini menjadi industri lokal yang menjanjikan,” kata Camat Larangan, Nasrullah, setelah mengunjungi Galeri Kampung Batik Kembang Mayang pada hari Sabtu, (13/1/2024).

Berita Terkait:  Batik Indonesia Bersinar di Istana Berbatik, Sampai ke Kancah Internasional

Kampung Batik Kembang Mayang telah berhasil membangun ekosistem ekonomi kreatif yang unggul melalui pemberdayaan masyarakat, khususnya sekitar 30 pengrajin batik yang berasal dari masyarakat sekitar. Potensi yang dimiliki Kampung Batik Kembang Mayang telah mendapatkan pengakuan prestisius dari berbagai pihak, mulai dari tingkat lokal, regional, hingga nasional.

“Kampung Batik Kembang Mayang telah berdiri sejak tahun 2017. Seiring berjalannya waktu, keunikan dari karya-karya kami telah diakui oleh banyak pihak. Kami telah memproduksi berbagai jenis batik yang memiliki potensi ekonomi, mulai dari batik tulis, cap, dan temporer yang bermotif khas Kota Tangerang,” tambah Ketua Pengelola Kampung Batik Kembang Mayang, Zulifni Adnan.

Berita Terkait:  Ekspor Industri Tenun dan Batik Lampaui US$151 Juta

Selain itu, Gebyar Batik diharapkan dapat mempromosikan potensi Kampung Batik Kembang Mayang untuk terus produktif dalam menghasilkan batik terbaiknya. Kecamatan Larangan terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan yang akan dilakukan di masa depan, seperti meningkatkan daya beli batik dan mengembangkan kampung tematik ini menjadi salah satu destinasi wisata budaya di Kota Tangerang.

“Kami berharap bahwa Kampung Batik Kembang Mayang dapat terus berinovasi dan meningkatkan daya saingnya untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman,” tutup Camat Larangan, Nasrullah. (mts/sng)