Unang mengatakan, untuk cara pembayaran di kantin kejujuran itu, semua peserta didik sudah menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara digital.
“Alhamdulillah kami sudah bekerjasama dengan pihak Bank Bjb untuk peserta ketika mau bayar dengan menggunakan QRIS, nah di situ peserta didik tidak bisa berbohong,” ungkapnya.
Dirinya berharap dengan adanya program ini semua peserta didik bisa mengimplementasi nilai-nilai kejujuran secara baik, serta bisa menguatkan pendidikan karakter bagi para siswa. (dre/sng)










