Scroll untuk baca artikel

NewsSuara Jabar

KemenPU-Pemkot Bekasi Gaungkan “Aksi Pilah Sampah” di Puncak Hari Habitat dan Kota Dunia 2025

×

KemenPU-Pemkot Bekasi Gaungkan “Aksi Pilah Sampah” di Puncak Hari Habitat dan Kota Dunia 2025

Sebarkan artikel ini
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Doddy Hanggodo (kanan) bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kiri samping Luna Maya) saat menghadiri acara puncak peringatan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia (HHD–HKD) 2025 di SRMA 13 Panghudi Luhur, Bekasi Timur, Senin (27/10/2025).
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Doddy Hanggodo (kanan) bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (kiri samping Luna Maya) saat menghadiri acara puncak peringatan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia (HHD–HKD) 2025 di SRMA 13 Panghudi Luhur, Bekasi Timur, Senin (27/10/2025).

Suarapena.com, BEKASI – Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menggelar Acara Puncak Peringatan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia (HHD–HKD) 2025 di SRMA 13 Panghudi Luhur, Bekasi Timur, Senin (27/10/2025).

Tahun ini, peringatan HHD–HKD mengusung tema global Urban Crisis Response dengan kampanye nasional “Aksi Pilah Sampah Menuju Indonesia Bersih, Indonesia Sehat: Kota Cerdas yang Manusiawi.”

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Pemilihan SRMA 13 Panghudi Luhur sebagai lokasi acara menjadi simbol gerakan perubahan dari sekolah. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk aktif memilah sampah sejak dini dan menjadi pelopor gaya hidup ramah lingkungan di kotanya.

“Kami ingin anak-anak muda Bekasi berani beraksi untuk lingkungannya. Dari sekolah, perubahan besar bisa dimulai,” ujar Menteri Pekerjaan Umum, Doddy Hanggodo.

Berita Terkait:  300 Bangunan di Bekasi Dibongkar, Saluran Air Dibebaskan, Jalan Diperluas!

Acara ini juga menghadirkan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, serta dua influencer peduli lingkungan, Luna Maya dan Pandawara Group, yang menggaungkan kampanye #PilahSampahDariSumbernya.

Menteri Doddy mengungkapkan, Indonesia masih menghadapi tantangan besar dengan timbunan sampah lebih dari 68 juta ton per tahun sejak 2021. Menurutnya, TPS3R (Reduce, Reuse, Recycle) masih menjadi solusi paling cepat diterapkan dibanding proyek jangka panjang seperti Waste to Energy (PSEL).

“Untuk kota-kota besar seperti Jabodetabek dan Bandung, sampah bisa mencapai 1.000 ton per hari. Sementara kota lain bisa fokus pada TPS3R agar hasilnya lebih cepat dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Berita Terkait:  Tim Gabungan Pemerintah Kota Bekasi Musnahkan Ribuan Botol Miras

Wali Kota Tri Adhianto menegaskan komitmen Pemkot Bekasi untuk menjadi contoh kota hijau.

“ASN Bekasi sekarang wajib membawa tumbler sendiri. Kami juga tak lagi menyediakan air kemasan di rapat dan menggalakkan Bank Sampah di tiap kecamatan,” kata Tri.

Selain itu, Pemkot juga menerapkan efisiensi jam kerja hingga pukul 17.00 guna menghemat energi listrik di lingkungan kantor.

Melalui peringatan HHD–HKD 2025 ini, KemenPU dan Pemkot Bekasi berharap semangat memilah sampah tak berhenti di acara seremonial, melainkan menjadi gerakan nasional menuju kota yang lebih bersih, sehat, dan manusiawi.

“Kota cerdas bukan sekadar digital dan modern, tapi juga bagaimana warganya sadar menjaga bumi,” tandasnya. (Adv)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca