Suarapena.com, BEKASI – Menandai delapan tahun kiprahnya di dunia kemanusiaan, Qudwah Indonesia menggelar acara Collaboration Summit 2.0 bertema “Collaborative Strengthening” di Ballroom Hotel Four Points, Bekasi Selatan. Bukan sekadar selebrasi ulang tahun, acara ini menjadi ajang konsolidasi kekuatan antar-lembaga kemanusiaan dan tokoh masyarakat untuk memperluas jangkauan aksi sosial yang lebih berdampak.
Dalam suasana hangat namun penuh semangat kolaboratif, lebih dari 40 lembaga kemanusiaan, aktivis, serta tokoh-tokoh keumatan berkumpul dan berdiskusi tentang strategi memperkuat sinergi lintas sektor.
Presiden Direktur Qudwah Indonesia, Lukman Hakim, menegaskan bahwa Collaboration Summit 2.0 bukanlah seremoni biasa.
“Alhamdulillah, hari ini kami tidak hanya merayakan ulang tahun, tapi juga memperkuat ikatan antar-lembaga. Kami ingin menjadikan kolaborasi sebagai kekuatan yang saling menguatkan, bukan hanya formalitas,” ujar Lukman, Rabu (22/10/2025).
Di tengah perayaan, Lukman juga menyampaikan kepedulian mendalam terhadap krisis kemanusiaan di Palestina, yang menurutnya masih membutuhkan dukungan nyata dari berbagai pihak. Qudwah Indonesia, lanjutnya, secara konsisten menyalurkan bantuan ke wilayah konflik tersebut sebanyak dua hingga tiga kali setiap tahunnya.
“Kami kirimkan bantuan berupa makanan, obat-obatan, air bersih, susu formula, hingga pembalut wanita. Barang-barang ini sangat vital, terutama untuk perempuan yang terdampak langsung oleh kondisi darurat dan genosida,” jelas Lukman.
Meskipun dihadapkan pada tantangan besar akibat blokade, Qudwah tetap menyalurkan bantuan melalui mitra lokal dan relawan di lapangan, memaksimalkan potensi distribusi dari pedagang lokal untuk mempercepat penyaluran bantuan.
Menutup pernyataannya, Lukman menekankan pentingnya dukungan diplomatik dari pemerintah dalam membuka akses dan memperkuat dampak dari gerakan kemanusiaan.
“Kami sebagai lembaga sosial tentu punya keterbatasan dalam urusan politik luar negeri. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah sangat kami harapkan. Ketika negara hadir bersama kami, itu akan menjadi dorongan luar biasa,” pungkasnya. (sp/pr)










