SUARAPENA.COM – Plt Sekretaris Golkar Kota Bekasi Amin Fauzi menyebut sudah menemukan sinyal dan celah untuk segera menggelar Musda V DPD Golkar Kota Bekasi.
Hal itu dikatakan Amin pada saat melakukan pertemuan dengan para dewan penasehat dan para tokoh Golkar Kota Bekasi di Horison Hotel, Selasa (27/4/2021).
“Kita sudah bisa mengkomunikasikan ke seluruhnya. Baik itu fraksi, para tokoh dan para pemilik hak suara.
Artinya, ini sudah bisa dikolaborasikan untuk bagaimana kita menggelar Musda. Karena ini diamanatkan harus segera,” ungkap Amin.
Dalam pertemuan yang berlangsung selama dua jam itu, Amin bersama ketua Plt Goklar Kota Bekasi dan para tokoh sepakat untuk menghilangkan faksi yang selama ini terjadi di internal partai Golkar Kota Bekasi.
“Pertama kita hilangkan faksi, yang kedua tokoh dan Plt Ketua-Sekretaris sepakat Musda akan segera digelar.
Ketika sudah digelar, dan siapapun yang nanti akan maju dan terpilih secara sah, harus siap untuk memperjuangkan dan membangun Golkar Kota Bekasi lebih maju lagi,” jelasnya.
Tugas dia sekarang, beserta Plt Ketua adalah untuk mengkonsolidasikan Golkar Kota Bekasi secara utuh.
Ia berharap agar tidak ada lagi perbedaan di internal. Karena kedepan akan ada agenda politik yang lebih besar yaitu momentum politik lima tahunan sekali di 2024.
“Kami sepakat bersama Ketua Plt tidak membawa kepentingan pribadi atau golongan disini. Yang kami kedepankan adalah kepentingan partai, dan Golkar Kota Bekasi bisa utuh serta menggelar Musda,” tegasnya.
Dirinya juga mengaku tidak ingin berlama-lama mengemban tanggungjawabnya.
“Sepanjang semuanya sudah siap, kita akan melaporkan kepada Ketua Plt Jabar dan Mahkamah Partai Golkar untuk segera dibuka line Musda V Golkar Kota Bekasi. Bukankah lebih cepat maka lebih baik,” tandasnya.
Sementara, hal senada pun disampaikan Abdul Manan. Dirinya juga mendorong agar Muda V Kota Bekasi segera dilaksanakan.
“Kan Pak Ketum (Airlangga Hartarto-red) katanya harus jadi Presiden, jadi Golkar di Kota Bekasi juga harus utuh agar bisa mendorong hal tersebut,” ujar Manan.
Saat disinggung terkait kehadirannya, Manan mengaku hanya diundang untuk memberikan saran dan pertimbangan.
Disamping itu, dirinya mengatakan bahwa Golkar di Kota Bekasi tidak ada Golkar satu atau dua. Ia menegaskan bahwa Golkar di Kota Bekasi itu satu.
Terkait polemik yang terjadi, ia menilai bahwa itu hal wajar dalam dinamika organisasi. Initinya kata Manan, jangan sampai ada pihak lain yang mencampuri internal partai.
“Tapi ini semua sudah cair karena kita sudah bertemu,” pungkasnya. (Bo)










