Suarapena.com, BANDUNG – Olahraga Lempar Pisau Kreasi Nasional (Lempiknas) mendapat apresiasi dari Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono. Ia menilai olahraga ini sebagai olahraga yang menantang dan mengasah konsentrasi. Olahraga ini mirip dengan panahan, namun menggunakan pisau sebagai alatnya.
“Saya merasa bangga dengan Lempiknas yang baru berdiri sejak tahun 2021. Ini juga bisa menjadi sarana untuk menjalin silaturahmi antara sesama,” ujar Bambang saat menerima audiensi dengan BBC (Buah Batu Corps) yang merupakan organisasi lempar pisau di Kota Bandung, di Pendopo Kota Bandung, Jumat 20 Oktober 2023.
Bambang mengharapkan organisasi lempar pisau ini terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet yang berprestasi dari Kota Bandung.
“Saya berharap atlet-atlet lempar pisau bisa membawa nama baik Kota Bandung,” katanya.
Bambang juga menyarankan agar para atlet atau penggemar lempar pisau memiliki izin dari pihak yang berwenang. Hal ini untuk menghindari resiko dan kesalahpahaman dalam penggunaan pisau untuk olahraga.
“Kalau tidak ada izin bisa berbahaya. Nanti saya akan bantu koordinasi dengan kepolisian untuk proses mendapatkan izinnya,” jelasnya.
Agustiar, Ketua Harian Lempiknas, menjelaskan bahwa tujuan dari olahraga ini adalah membuat ujung pisau menancap pada target dengan menggunakan kekuatan yang besar.
“Olahraga lempar pisau semakin diminati. Kami berusaha untuk menjadikannya cabang olahraga nasional. Meskipun terlihat menakutkan, sebenarnya tidak juga. Olahraga ini melatih konsentrasi sekaligus menghibur masyarakat,” tuturnya.
Atet Dedi Handiman, Ketua Lempiknas Kota Bandung, mengatakan bahwa ada rencana untuk mengadakan Wali Kota Cup pada cabang olahraga lempar pisau.
“Rencananya tahun depan (2024), kami akan ekspose ke pak wali untuk mendapatkan arahan selanjutnya,” ucap Atet. (yan)










