Scroll untuk baca artikel

NewsPar-Pol

Lintas Fraksi DPRD Kota Bekasi Sepakat Dukung Wali Kota Bangun Monumen Sasak Kapuk

×

Lintas Fraksi DPRD Kota Bekasi Sepakat Dukung Wali Kota Bangun Monumen Sasak Kapuk

Sebarkan artikel ini
Rencana Pemkot Bekasi membangun monumen Sasak Kapuk didukung lintas fraksi yang ada di DPRD Kota Bekasi.
Rencana Pemkot Bekasi membangun monumen Sasak Kapuk didukung lintas fraksi yang ada di DPRD Kota Bekasi.

Suarapena.com, BEKASI – Pemkot Bekasi berencana membangun sebuah monumen di lokasi Sasak Kapuk. Monumen ini akan menjadi simbol peringatan abadi atas keberanian dan pengorbanan rakyat Bekasi dalam menjaga kemerdekaan Indonesia.

Menurut Wali Kota, Bekasi punya sejarah panjang perjuangan, dan ini harus selalu diwariskan kepada generasi muda.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Pemerintah Kota Bekasi akan membangun monumen di Sasak Kapuk sebagai simbol penghormatan dan bukti nyata bahwa perjuangan para pahlawan Bekasi tidak akan pernah dilupakan,” ujar Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto saat melakukan tabur bunga dan napak tilas, Minggu (17/8/2025).

Menanggapi hal tersebut, DPRD Kota Bekasi merespons positif. Dukungan datang dari lintas fraksi, PKS, Gerindra, PDIP, Golkar, dan PKB yang semuanya sepakat bahwa monumen ini penting untuk menguatkan jati diri masyarakat Bekasi.

“Apa yang tidak mungkin kita kerjakan dengan kolektif kolegial? Kita cek di anggaran, apakah bisa melalui anggaran murni atau anggaran perubahan, prinsipnya saya setujui jika direalisasikan (pembangunan Monumen Sasak Kapuk),” ungkap Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, yang juga anggota fraksi PKS.

Sardi menekankan pentingnya monumen tersebut sebagai pengingat sejarah perjuangan. “Kita akan melihat monumen perjuangan, dan generasi yang akan datang tidak buta sejarah,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Misbahudin, Ketua Fraksi Gerindra. Ia menyambut baik rencana pembangunan monumen di sasak kapuk ini. Baginya, monumen bukan hanya sekadar bangunan fisik, tapi merupakan simbol penghormatan terhadap pahlawan Bekasi.

Berita Terkait:  Dari Gerbang Hingga GOR, Agus Rohadi Pastikan Aspirasi Warga Direalisasikan!

“Tentu kami menyambut baik ya, harapan saya Monumen ini bukan hanya menjadi ikon kota Bekasi tetapi menjadi sarana edukasi buat generasi muda,” kata Misbah saat dihubungi, Selasa (19/8/2025).

Meski begitu, Misbah juga memberikan catatan agar pembangunan monumen dilakukan dengan perencanaan yang matang, transparan, dan design yang mencerminkan nilai-nilai budaya, khususnya Bekasi.

Tak sampai disitu, Arif Rahman Hakim, salah satu inisiator, mengungkapkan bahwa gagasan membangun monumen di Sasak Kapuk telah ia perjuangkan sejak empat tahun lalu di DPRD. Ia berharap monumen tersebut segera terwujud tahun depan.

“Setelah 80 tahun, kunci Sasak Kapuk akhirnya kita buka. Semoga tahun depan Pemkot Bekasi bisa melanjutkan tradisi ini. Sejarah perjuangan Kaliabang harus dikenang, dan monumen ini akan menjadi buktinya.”

“Monumen Sasak Kapuk ini tidak hanya akan menjadi ikon baru Kota Bekasi, tapi juga sarana edukasi dan pengingat sejarah bagi masyarakat, terutama generasi muda. Kami mendukung penuh inisiatif Wali Kota untuk melestarikan budaya dan identitas daerah melalui monumen ini,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim, yang juga anggota fraksi PDIP.

Di sisi lain, Anggota DPRD Kota Bekasi fraksi Golkar, Suryo Harjo mengungkapkan, selain monumen, pihaknya juga mengusulkan agar kawasan tersebut ditata menjadi taman yang indah dan layak dikunjungi masyarakat.

Berita Terkait:  Faisal Ungkap Linmas Bekasi Bertugas Tanpa Pos, Seragam Satu-satunya Sudah Usang

“Kita mengusulkan agar di sini dibuat taman sehingga tampil lebih indah, dengan penerangan yang baik. Jadi, bukan hanya monumen yang dilihat, tapi juga keindahannya. Nantinya masyarakat bisa swafoto di sini, apalagi Sasak Kapuk sudah cukup tenar,” ujar Pria yang akrab disapa Haji Ajo.

Menurutnya, dengan penataan dan ornamen-ornamen yang menarik, kawasan Sasak Kapuk bisa menjadi ikon baru Kota Bekasi, tidak hanya sebagai pengingat sejarah tetapi juga destinasi wisata sejarah.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian Kali Sasak Kapuk. Saat ini kondisi air di sungai tersebut masih berwarna cokelat. Ia menegaskan akan mendorong pemerintah bersama masyarakat untuk mengawasi kemungkinan adanya perusahaan yang membuang limbah ke kali.

“Kalau nanti musim hujan, kita akan cek lagi. Jika ada perusahaan yang membuang limbah, akan kita pantau dan batasi. Jangan sampai ada yang mencemari kali ini,” tegasnya.

Sementara, anggota DPRD Kota Bekasi fraksi PKB, Ahmadi alias Madonk menaruh harapan yang sama dengan para koleganya di DPRD. Ia berpandangan, selama tujuan pembangunan monumen ini baik, maka pihaknya setuju dengan rencana tersebut.

“Pada prinsipnya kami support, kalau bisa tidak hanya monumen, tapi juga harus ada dokumenter yang menggambarkan hal itu, agar esensi dari tujuan ini tercapai untuk generasi muda,” pungkasnya. (r5/bo)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca