Scroll untuk baca artikel
NewsPar-Pol

Faisal Ungkap Linmas Bekasi Bertugas Tanpa Pos, Seragam Satu-satunya Sudah Usang

×

Faisal Ungkap Linmas Bekasi Bertugas Tanpa Pos, Seragam Satu-satunya Sudah Usang

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi, Faisal saat menyerap aspirasi, ungkap sejumlah hal terkait Linmas, Senin (10/11/2025).
Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi, Faisal saat menyerap aspirasi, ungkap sejumlah hal terkait Linmas, Senin (10/11/2025).

Suarapena.com, BEKASI – Kesejahteraan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kota Bekasi kembali menjadi sorotan. Dalam Reses III yang digelar di Pendopo Kelurahan Jatiwaringin, Pondokgede, Senin (10/11/2025), Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar, Faisal, dibuat terkejut mendengar langsung keluhan para petugas Linmas yang menyampaikan kondisi kerja mereka yang memprihatinkan.

Faisal sengaja mengundang para petugas Linmas untuk berdialog terbuka. Hasilnya, ia mendapati fakta mengejutkan: ada petugas yang terpaksa bertugas tanpa pos jaga dan bahkan harus “ngumpet di bawah pohon” ketika berjaga.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

“Saya cuma ingin dengar keluhan mereka. Ternyata luar biasa. Ada yang bilang, ‘Saya jaga di kelurahan, nggak punya pos. Saya ngumpet di bawah pohon’,” ujar Faisal usai kegiatan.

Berita Terkait:  Syafei Singgung Soal Dana RW 9,4 Miliar di Bekasi Selatan Saat Reses

Ia menyayangkan kondisi tersebut, terutama karena Linmas adalah garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, namun fasilitas dan kesejahteraan mereka justru jauh dari layak.

Menunjuk gedung kelurahan dan UPTD yang terlihat megah, Faisal menegaskan bahwa kondisi Linmas tidak semestinya terabaikan.

“Ini gedung gede-gede. Mada Linmas nggak diperhatikan? Harusnya itu beban APBD,” kritiknya.

Faisal menyampaikan, banyak persoalan yang sebenarnya sudah diketahui oleh Kepala Dinas Satpol PP dan Linmas, mulai dari mobil operasional yang tak terawat hingga sarana kerja yang minim.

Ia menegaskan bahwa persoalan ini harus dibahas secara serius. Dalam waktu dekat, ia akan bertemu Kepala Dinas untuk membedah Rencana Kerja (Renja) serta menyusun langkah konkret.

Berita Terkait:  Ketua DPRD Bekasi Ingatkan RW Kelola Dana Rp100 Juta dengan Cermat

Selain fasilitas pos dan kendaraan, kebutuhan alat komunikasi seperti Handy Talky (HT) juga mencuat sebagai hal mendesak. Menurut Faisal, HT penting untuk membangun koordinasi saat patroli dan komunikasi cepat di lapangan.

“HT itu penting. Untuk komunikasi cepat ketika patroli. Dan ini bukan anggaran besar,” tegasnya.

Keluhan terbanyak yang muncul adalah terkait kesejahteraan dasar. Para petugas Linmas mengaku hanya memiliki satu seragam yang digunakan setiap hari.

“Bayangin, mereka cuma punya satu seragam untuk seminggu. Lima tahun belum tentu dapat lagi. Padahal dipakai setiap hari,” ujarnya prihatin.

Berita Terkait:  Aminah Serap Aspirasi Warga Jatiasih, PJU Jadi Usulan Utama Warga

Faisal menegaskan peran vital Linmas di tengah masyarakat. Mereka melengkapi tugas RT dan RW dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Selain itu, Linmas juga dapat disinergikan dengan dinas-dinas lain, misalnya dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk memantau warga yang membuang sampah sembarangan.

“Ini sifatnya melengkapi dan sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Faisal memastikan bahwa seluruh aspirasi yang diterimanya akan ia perjuangkan. Jika institusi terkait tidak menganggarkan kebutuhan Linmas, ia siap mendorong pemenuhannya melalui dana lokal Dapil hasil reses.

“Ini kebutuhan lembaga, bukan kebutuhan pribadi. Bukan sesuatu yang mewah. Kalau tidak dianggarkan, saya coba masukkan ke lokal Dapil lewat hasil reses,” pungkasnya. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca