Scroll untuk baca artikel

HeadlinePemerintahan

Logo Hari Santri Nasional Sudah Dirilis, Begini Filosofinya

×

Logo Hari Santri Nasional Sudah Dirilis, Begini Filosofinya

Sebarkan artikel ini
Logo Peringatan Hari Santri Nasional 2022
Logo Peringatan Hari Santri Nasional 2022

Suarapena.com, JAKARTA – Kementerian Agama Republik Indonesia tengah merilis tema dan logo Hari Santri Nasional 2022.

Peringatan Hari Santri Nasional kali ini mengangkat tema “Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan”.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Bukan tanpa alasan, tema dan logo ini memiliki makna yang medalam. Ada enam filosofi dari logo tersebut, diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Merangkul 

Melingkarkan lengan pada pundak (tubuh, pinggang, dan sebagainya) orang lain sambil melingkarkan kedua lengan. Ini bermakna melindungi, memberikan empati dan kepedulian.

Berita Terkait:  Hari Santri, Menko PM Sebut Pesantren Harus Jadi Pionir Pendidikan Antikekerasan

2. Jabat Tangan

Mengandung makna keakraban dalam setiap pertemuan, saling berbudaya, memberikan sapa. Mengulurkan tangan untuk saling membantu antar manusia dengan manusia yang lain.

3. Daun

Daun hijau tidak hanya mengandung makna kehidupan dan energi pada manusia, tetapi juga harapan.

4. Infinity 

Simbol tak hingga (bahasa Inggris: infinity symbol) yang dilambangkan sebagai ∞, merupakan simbol matematika yang mewakili konsep tak hingga.

Berita Terkait:  Jokowi Ajak Jaga Semangat Hari Santri di Tengah Krisis Global

5. Matahari

Matahari terus memberikan cahaya untuk kehidupan manusia. Matahari merupakan sumber energi alam semesta dan penghuninya, mengandung makna daya yang tidak pernah habis.

6. Mata

Indera penglihatan manusia, untuk memandang segala hal, melihat keadaan sekitar. Ini mengandung pesan melihat dan mengamati apa yang terjadi dan apa yang bisa diperbuat.

Ada tiga warna yang dipilih, Biru (Cerdas dan Bijaksana), Hijau (Religius dan Harmonis), dan Oranye (Semangat dan Enerjik). (Bo/Pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca