SUARAPENA.COM – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menilai acara seperti InaFashion menjadi sangat penting sebagai alternatif untuk mendongkrak penjualan produk UMKM fesyen. Bahkan, menurutnya menjadi penting juga bagi industri nasional.
“Kami ingin dari Smesco menjadi warehouse produk UMKM. Saatnya sekarang kita mulai kembali menampilkan produk lokal,” tutur Teten beberapa waktu lalu saat membuka secara resmi pameran virtual InaFashion Smesco Online Expo 2021 di Jakarta, Kamis (22/4/2021).
Teten menjelaskan, pameran ini merupakan hasil kolaborasi antara Smesco Indonesia dan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo).
Ia mengatakan bahwa ini adalah bentuk dukungan untuk para UMKM khususnya dibidang fasyen dan pendukungnya.
“Ini bentuk dukungan terhadap UMKM untuk bangkit kembali menjalankan usahanya sehingga mampu berkontribusi pada perekonomian nasional,” jelas dia.
Ditengah pandemi seperti sekarang ini, Teten mengingatkan agar para pelaku UMKM tidak boleh kehilangan kreativitas.
Pasalnya, pemerintah sangat serius untuk mengupayakan kegiatan ekonomi berjalan di tengah pandemi dengan menjalankan secara ketat penerapan protokol kesehatan.
Disamping itu, dia juga menegaskan, UMKM digital produktif merupakan kunci pemulihan ekonomi.
Bagi para pelaku usaha yang cepat beradaptasi dalam mengikuti perubahan serta membaca permintaan pasar dan beralih dari konvensional menjadi digital, kata dia, akan terbukti mampu bertahan di tengah pandemi seperti sekarang ini.
Berdasarkan data Katadata, tahun 2020 terdapat kenaikan nilai transaksi e-commerce sebesar 29,6 persen, yaitu dari Rp205,5 triliun pada tahun 2019 menjadi Rp266,3 triliun di tahun 2020.
“Meskipun demikian, baru 18% UMKM onboarding dalam platform digital dari total populasi UMKM yang sebanyak 64,2 juta,” ungkapnya.
Saat ini, ia mengaku pihaknya tengah menyiapkan skema pembiayaan yang memungkinkan UMKM bisa meningkatkan kapasitas produksi.
Selain itu, Pemerintah juga tengah menyiapkan skema baru pembiayaan untuk mempercepat UMKM naik kelas.
“KemenkopUKM menargetkan rasio kewirausahaan Indonesia pada 2021 sebesar 3,55 persen dan 3,94 persen di tahun 2024 melalui penciptaan wirausaha muda atau milenial yang inovatif, berkelanjutan, dan menciptakan lapangan pekerjaan dalam satu ekosistem,” pungkasnya.
Sementara, Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah berharap dengan pameran ini para pelaku usaha dapat memanfaatkan teknologi yang ada sebaik mungkin untuk meningkatkan penjualannya secara digital dan memperluas jaringan bisnisnya hingga ke mancanegara.
“Pameran online inaFashion Smesco Online Expo 2021 merupakan salah satu terobosan untuk mendukung program pemulihan ekonomi nasional, Bangga Buatan Indonesia, Hari Konsumen Nasional, dan untuk memperingati Hari Kartini.
Pameran ini juga merupakan solusi di mana menjelang lebaran terdapat larangan mudik. Jadi, UKM di seluruh Indonesia tidak perlu datang ke Jakarta, tapi cukup datang ke pameran ini untuk membeli bahan-bahan baku yang diperlukan.
Sehingga, tetap dapat melakukan produksi dan barang hasil produksinya dapat dijual ke anggota Hippindo,” papar Budihardjo.
Sekedar diketahui, Pameran InaFashion Smesco Online Expo 2021 dapat diakses secara online selama 24 jam melalui tradefair.inaproduct.com. (Bo)










