SUARAPENA.COM – Beberapa waktu lalu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi pulau Parang Karimunjawa.
Saat berada disana, Ganjar berkeliling dan menyapa para warga yang ada disana. ia banyak mendengar keluhan dari para warga terkait sumber energi listrik.
“Mereka mengeluh karena energi listrik yang mereka dapat dari solar cell rusak, sehingga aktivitas masyarakat terganggu,” kata Ganjar, Jumat (24/12/2021).
Ganjar juga menuturkan, masyarakat ingin PLN yang mengambil alih pemenuhan listrik di pulau tersebut.
Ia pun berjanji akan mengkoordinasikan kepada PLN agar bisa membantu pemenuhan listrik di sana.
Setelah pulang dari pulau itu, Ganjar pun langsung mengkoordinasikan kepada PLN. Alhasil, pihak PLN mengamini keinginan masyarakat yang ada di Pulau Karimunjawa.
“Alhamdulillah, nantinya listrik di Karimunjawa khususnya di pulau-pulau kecil seperti Parang, Nyamuk, dan Genting, akan diambil alih oleh PLN,” ucap Ganjar.
Meski begitu, Ganjar juga menyampaikan agar masyarakat sedikit bersabar. Pasalnya, pihak PLN membutuhkan waktu tiga bulan untuk menyelesaikan persoalan listrik di pulau-pulau kecil itu.
“Barusan Pak GM menyampaikan akan di-take over PLN. Jaringannya diperbaiki sehingga masyarakat di sana mendapatkan tindakan afirmasi. Kebutuhan listrik mereka akan bisa dipenuhi dan tiga bulan lagi selesai,” tutur dia.
Sementara GM PLN unit induk distribusi Jawa Tengah DIY, Irwansyah mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemkab Jepara terkait penanganan listrik di Pulau Parang, Genting dan Nyamuk, Karimunjawa.
Saat ini dikatakan dia, pihaknya akan melakukan pelengkapan persyaratan dan hal-hal teknis lainnya.
“Secara teknis akan kami laksanakan. Rencana kita, tiga bulan lagi kita akan bisa mengambil alih untuk kelistrikan di pulau-pulau itu,” pungkasnya. (Sng/Bo)










