Suarapena.com, BEKASI – Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Dariyanto, mengungkapkan hasil evaluasi mendalam terhadap kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran sebelumnya.
Legislator Partai Golkar ini memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras OPD, meski tak menampik masih ada sejumlah catatan penting yang harus diperbaiki demi kemajuan pelayanan publik.
“Evaluasi LKPJ telah kami lakukan secara menyeluruh. Mayoritas catatan bersifat konstruktif dan bertujuan untuk perbaikan,” ujar Dariyanto, Minggu (8/6/2025).
Ia menjelaskan, pengawasan dilakukan sampai tingkat kecamatan dan kelurahan, dengan total 90 unit kerja yang diawasi, termasuk 12 camat dan 56 lurah.
Dariyanto menegaskan bahwa sinergi antara OPD, kecamatan, dan kelurahan menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Kami mengapresiasi seluruh OPD yang telah bekerja maksimal memenuhi pelayanan dasar. Kami juga berharap kualitas ini terus meningkat ke depan,” tambahnya.
Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menetapkan target efisiensi anggaran APBD 2025 hingga Rp4 triliun. DPRD Kota Bekasi pun sudah bergerak cepat dengan menghapus anggaran perjalanan dinas ke luar negeri dan memangkas belanja seremonial yang tidak mendesak.
Dariyanto optimis, langkah-langkah efisiensi anggaran dan perbaikan kinerja OPD akan berdampak positif terhadap pelayanan publik di Kota Bekasi.
“Kami berharap ini mewujudkan pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” harapnya. (Ads)










