Scroll untuk baca artikel
NewsSuara Jakarta

Pemprov DKI Kirim Bantuan Rp 5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT

×

Pemprov DKI Kirim Bantuan Rp 5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Sebarkan artikel ini
Gubernur Pramono sebut bantuan Rp 5,8 miliar hasil gotong royong semua pihak untuk korban gempa NTT.
Gubernur Pramono sebut bantuan Rp 5,8 miliar hasil gotong royong semua pihak untuk korban gempa NTT.

Suarapena.com, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp 5,8 miliar bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tersebut dilepas langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dari Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

“Pemerintah DKI Jakarta hadir untuk membantu masyarakat Nusa Tenggara Timur yang terkena dampak bencana pada 15 Agustus kemarin. Gempa dengan magnitudo 7,7 sangat besar dan dampaknya luar biasa,” ujar Pramono.

Pramono menjelaskan, total bantuan yang berhasil dihimpun mencapai Rp 5.853.728.500. Dana tersebut berasal dari kolaborasi aparatur sipil negara (ASN), perangkat daerah, badan usaha milik daerah (BUMD), serta BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta.

Menurut dia, penggalangan bantuan masih dibuka hingga 25 Agustus 2026.

“Ini adalah tahap awal dan Pemerintah DKI Jakarta masih membuka kesempatan bagi siapa pun yang ingin berpartisipasi sampai dengan 25 Agustus 2026,” kata Pramono.

Selain bantuan logistik dan dana, Pemprov DKI Jakarta telah mengirimkan tim kesehatan sehari setelah gempa terjadi.

Tim tersebut kini bertugas memberikan pelayanan medis kepada masyarakat terdampak.

Pramono mengatakan, kebutuhan bantuan selanjutnya akan disesuaikan dengan hasil koordinasi bersama Pemerintah Provinsi NTT dan tim yang berada di lapangan.

Berita Terkait:  Progres LRT Pegangsaan Dua-Manggarai Capai 95 Persen, Mulai Beroperasi Agustus

Kebutuhan mendesak, seperti popok dan perlengkapan sanitasi untuk bayi serta lansia, menjadi salah satu prioritas pengiriman berikutnya.

“Satu hari pascagempa kami telah memberangkatkan tim kesehatan dan saat ini sudah bertugas di lokasi bencana,” ujarnya.

Pramono menegaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas masyarakat Jakarta kepada warga di daerah lain yang tengah menghadapi bencana.

“Solidaritas Jakarta tidak berhenti pada batas wilayah administrasi; ketika saudara-saudara kita di daerah lain mengalami musibah, Jakarta harus selalu hadir untuk mendukung pemulihan mereka sepenuhnya,” katanya.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta Marulitua Sijabat mengatakan, bantuan yang dikirim mencakup kebutuhan pangan, perlengkapan pengungsian, obat-obatan, sarana penyediaan air bersih, dan uang tunai.

Bantuan logistik terdiri dari makanan siap saji, air mineral, biskuit, kasur lipat, perlengkapan keluarga, terpal, obat-obatan dan cairan infus, serta makanan anak.

Pemprov DKI juga mengirimkan 200 unit toren air dari PAM Jaya untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat terdampak.

Selain itu, terdapat bantuan uang tunai sebesar Rp 1,11 miliar dan komitmen pengiriman Mobile Water Treatment Plant senilai Rp 2,5 miliar.

“Adapun bantuan logistik terdiri atas makanan siap saji, air mineral, biskuit, kasur lipat, perlengkapan keluarga, terpal, obat-obatan dan cairan infus, makanan anak, serta 200 unit toren air dari PAM Jaya,” kata Marulitua.

Berita Terkait:  Jakarta-Bekasi Perkuat Kerja Sama-Flyover Baru, Air Bersih, hingga Pengelolaan Sampah

Distribusi bantuan dilakukan melalui sistem logistik nasional yang dikoordinasikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama TNI.

Pengiriman dilakukan melalui jalur udara dan laut. Bantuan melalui udara diberangkatkan dari Bandara Halim Perdanakusuma, sedangkan pengiriman melalui laut dilakukan melalui Pangkalan TNI AL Komando Armada I di Jakarta Utara.

Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Andi Eviana mengatakan, bantuan Pemprov DKI akan mendukung penanganan masa tanggap darurat di tujuh kabupaten terdampak.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan partisipasi nyata dari Bapak Gubernur bersama seluruh aparatur di wilayah DKI Jakarta,” ujar Andi.

Bantuan tersebut akan didistribusikan ke Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Ngada, Ende, Sikka, dan Nagekeo.

Untuk menjangkau daerah yang terisolasi, distribusi bantuan dilakukan melalui jalur darat, laut, dan udara.

BNPB juga menyiapkan pesawat Hercules, kapal perang KRI, dan helikopter untuk mendukung pengiriman bantuan ke wilayah yang sulit dijangkau.

“Seluruh bantuan yang dihimpun melalui Pos Pendukung Logistik Nasional di Halim Perdanakusuma langsung didistribusikan ke seluruh wilayah terdampak tanpa terkecuali,” kata Andi. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca