“Minat wisatawan ke Jateng untuk pariwisata tinggi, sekalian kita genjot bisa melebihi atau minimal sama sebelum pandemi itu sekitar 49 juta orang. Untuk mengejar 13 juta orang di 2022, harapannya bisa atau sama seperti sebelum pandemi,” paparnya.
Ditambahkan, di Jateng, destinasi wisata berjumlah 1.235 tempat. Selain itu ada 818 desa wisata. Karenanya, Pemprov Jateng giat melakukan penguatan. Di antaranya pemberian bantuan gubernur, untuk desa yang telah diverifikasi.
Untuk desa wisata kategori maju bantuannya mencapai Rp1 miliar, sementara desa wisata berkembang Rp500 juta dan desa wisata rintisan mencapai Rp100 juta. Pada 2022 ada 131 desa wisata yang memeroleh bantuan total Rp18,5 miliar.
“Komunikasi kita dengan desa wisata per tiga bulan ada pertemuan rutin. Kami juga punya grup WA sebanyak 818 desa wisata yang berkomunikasi. Peningkatan SDM dengan bertukar informasi, menularkan pengalaman dari desa wisata yang sudah maju ke yang lain,” ungkapnya.
Kepala Disporapar Purbalingga Prayitno mengungkapkan hal serupa. Dengan bentang alam dan sejarah yang kaya, pengembangan dilakukan secara serius.










