Scroll untuk baca artikel
NewsPar-Pol

Perebutan Kursi Sekda Kota Bekasi Dimulai, DPRD Tekankan Kompetensi Bukan Senioritas

×

Perebutan Kursi Sekda Kota Bekasi Dimulai, DPRD Tekankan Kompetensi Bukan Senioritas

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi angkat suara soal seleksi Sekda, tekankan sejumlah hal.
Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi angkat suara soal seleksi Sekda, tekankan sejumlah hal.

Suarapena.com, BEKASI – Perebutan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi mulai bergulir. Pemerintah Kota Bekasi membuka seleksi terbuka jabatan Sekda mulai 1 September hingga 15 September 2026.

DPRD Kota Bekasi meminta panitia seleksi (pansel) tidak menjadikan senioritas sebagai ukuran utama dalam menentukan calon Sekda. Kompetensi manajerial, kemampuan mengelola anggaran, serta kecakapan berkomunikasi dengan berbagai pihak dinilai lebih penting.

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi, mengatakan Sekda merupakan jabatan strategis dalam struktur pemerintahan daerah.

Menurut dia, Sekda tidak hanya bertugas dalam urusan administrasi pemerintahan, tetapi juga memiliki peran penting dalam mengoordinasikan berbagai sektor di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

“Sekda ini kan jabatan tertinggi 2B di tingkat aparatur. Fungsi Sekda ini saya harap kompetensi, dia perlu punya manajerial dalam memimpin berbagai aspek bidang pemerintahan daerah, dari sisi aparatur dan sisi anggaran,” ujar Sardi, Selasa (8/9/2026).

Sardi mengatakan calon Sekda juga harus memahami pengelolaan keuangan daerah.

Pasalnya, Sekda juga menjabat sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Posisi tersebut membuat Sekda memiliki peran penting dalam proses perencanaan hingga penganggaran daerah.

Berita Terkait:  Paripurna APBD Perubahan Tetapkan Kenaikan Anggaran Hingga Rp5,7 Triliun

“Dia juga sebagai Ketua TAPD yang memanajerial dari mulai perencanaan, penganggaran, dan juga bisa berkomunikasi yang luas dan luwes dengan berbagai pihak, termasuk legislatif DPRD,” katanya.

Menurut Sardi, kemampuan manajerial diperlukan agar kebijakan pemerintah daerah dapat diterapkan secara efektif.

Ia berharap Sekda terpilih nantinya mampu memimpin birokrasi sekaligus memastikan pelaksanaan kebijakan pemerintah tidak terkendala persoalan administrasi.

“Yang penting Sekda ini orang yang punya cakap dalam memimpin birokrasi, sehingga kebijakan-kebijakan itu tidak terhambat dalam proses administrasi maupun implementasi di birokrasi,” tuturnya.

Terkait kemungkinan pejabat dari luar Pemkot Bekasi mengikuti seleksi, Sardi menilai hal tersebut bukan persoalan.

Menurut dia, mekanisme seleksi terbuka memberikan kesempatan yang sama bagi pejabat internal maupun dari luar Pemkot Bekasi.

Ia menegaskan, senioritas tidak seharusnya menjadi pertimbangan utama selama calon memenuhi persyaratan dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan.

“Bukan senior dan junior, tapi kan dibuktikan dengan golongannya. Sekarang ini sudah cukup rata-rata di setiap OPD ada,” imbuhnya.

Berita Terkait:  Komarudin Sebut Pengembangan UMKM di Kota Bekasi Potensi Pertumbuhan Ekonomi yang Harus Dimaksimalkan

Sardi berharap sosok yang terpilih nantinya mampu memahami arah pembangunan Kota Bekasi dan memiliki kapasitas untuk memimpin birokrasi secara efektif.

Selain kompetensi, DPRD Kota Bekasi meminta seluruh proses seleksi Sekda dilakukan secara transparan.

Pansel diminta membuka informasi mengenai peserta yang mendaftar serta perkembangan setiap tahapan seleksi kepada masyarakat.

“Pansel harus setiap tahapan itu diambilkan ke publik. Siapa saja yang sudah mendaftar dalam proses seleksi Sekda ini,” tegas Sardi.

Ia juga berharap Sekda terpilih dapat mempertahankan hal-hal positif yang telah berjalan, terutama dalam aspek komunikasi, sekaligus meningkatkan kemampuan manajerial.

“Kita berharap Sekda ke depan itu Sekda yang melanjutkan. Sekda yang hari ini sudah cukup baik secara komunikasi dan ke depan ini tingkatkan lagi berkaitan dengan manajerial, bagaimana memimpin aparatur pemerintahan,” tandasnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Kota Bekasi membuka pendaftaran seleksi calon Sekda pada 1-15 September 2026. Proses seleksi dilaksanakan oleh panitia seleksi yang berasal dari Jawa Barat. (sp/wb)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca