Suarapena.com, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) 100 persen di 1.108 sekolah di sembilan kecamatan Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan selama pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-43 pada 4-7 September 2023. Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi kemacetan dan gangguan keamanan akibat kegiatan KTT ASEAN yang diikuti oleh para pemimpin negara-negara anggota ASEAN dan mitra strategisnya.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana mengatakan, kebijakan ini dilakukan lantaran kesehatan dan keamanan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan menjadi prioritas yang utama selama masa pandemik COVID-19. “Kami mengimbau kepada seluruh sekolah yang terkena dampak KTT ASEAN untuk melaksanakan PJJ secara penuh. Kami juga meminta kepada para orang tua untuk mendampingi anak-anak mereka dalam belajar dari rumah,” ujar Nahdiana dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/9/2023).
Nahdiana menambahkan, sekolah-sekolah yang menerapkan PJJ dapat mengakses portal Siap Belajar (siapbelajar.jakarta.go.id) yang merupakan sumber rujukan informasi bagi masyarakat untuk mengetahui kegiatan belajar dan mengajar selama pandemi. Portal ini menyediakan berbagai konten seperti prosedur informasi standar pelaksanaan pembelajaran masa transisi, panduan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) dan masa ta’aruf siswa madrasah (MATSAMA), panduan orientasi peserta didik lama, guru, dan orang tua, panduan dan materi blended learning, serta asesmen kesiapan satuan pendidikan.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Purwosusilo mengatakan, sekolah-sekolah yang menerapkan PJJ harus melaporkan kehadiran atau presensi secara online melalui situs absensimobile.jakarta.go.id. Pengisian daftar hadir dilakukan dua kali melalui situs tersebut, yaitu shift pagi dan petang yang sama-sama pukul 06.00-08.00 WIB.
Berikut adalah daftar sembilan kecamatan dan jumlah sekolah yang menerapkan PJJ 100 persen selama KTT ASEAN:
| 1 | Palmerah – 151 sekolah
| 2 | Gambir – 109 sekolah
| 3 | Menteng | 98 sekolah
| 4 | Tanah Abang – 124 sekolah
| 5 | Sawah Besar – 119 sekolah
| 6 | Senen – 107 sekolah
| 7 | Kebayoran Baru – 171 sekolah
| 8 | Mampang Prapatan – 127 sekolah
| 9 | Setiabudi – 102 sekolah










