“Di situ nanti sudah disediakan air, listrik, pembuangan sampah. Pedagang tidak perlu lagi bongkar pasang tenda untuk dibawa pulang, sudah semi permanen. Grobagnya bisa ditinggal,” terang Bupati.
Bupati memastikan semua pedagang yang akan menempati tempat yang baru tersebut tidak dikenakan biaya alias gratis. Dengan penataan tersebut, maka Kota Kebumen akan terlihat lebih rapih, bersih dan nyaman untuk para pengunjung.
“Untuk alun-alunnya sendiri nanti akan menjadi ruang terbuka hijau. Untuk kegiatan masyarakat, baik itu olahraga, bersantai, bisa menjadi destinasi baru wisata kota,” terang Bupati.
Sementara itu, Ketua Paguyuban PKL Alun-alun Muhajir menyambut baik rencana pemerintah daerah untuk melakukan penataan terhadap anggotanya. Apapun keputusan pemerintah, pihaknya siap mematuhi dan mendukung.
“Karena kami sadar berjualan di situ aslinya tidak boleh. Sudah ada papan pemberitahuan di situ. Jadi kalau kita mau ditata, dibuatkan tempat yang baru, pastinya kita menerima apa yang menjadi keputusan pemerintah,” ujar Muhajir.







