Suarapena.com, JAKARTA – 24 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Pertamina terpilih untuk memamerkan produknya dalam The International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) di Jakarta pada 1 sampai 5 Maret 2023 mendatang.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengatakan, keikutsertaan UMKM pada INACRAFT merupakan bagian dari program pembinaan UMKM Pertamina, sekaligus sebagai stimulus bagi UMKM agar dapat naik kelas.
“Kami berharap keikutsertaan UMKM binaan Pertamina dalam pameran kerajinan terbesar di Indonesia ini menjadi sarana promosi produk agar lebih dikenal masyarakat luas, siap bersaing, dan membuka networking untuk perluasan pasar di dalam maupun luar negeri. Tentu, transaksi nantinya tidak hanya pada saat pameran saja, tetapi akan terus berkelanjutan dengan para buyer retail maupun kalangan industri kreatif dan pariwisata,” ungkap Fadjar dalam keterangannya, Selasa (28/2/2023).
Adapun UMKM yang terpilih sesuai dengan kriteria, baik kualitas maupun mutu produk yang telah ditetapkan antara lain craft, beauty and health, fashion dan aksesories.
UMKM ini berasal dari berbagai kota seperti Palembang, Tasikmalaya, Depok, Garut, Kudus, Sleman, Semarang, Pekalongan, Surabaya, Denpasar, Ginyar, Lombok, Balikpapan, dan Palangkaraya.
Fadjar menyebut bahwa pembinaan UMKM melalui keikutsertaan dalam pameran merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi, sekaligus dukungan Pertamina dalam pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals) ke-8, yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, kesempatan kerja yang produktif dan menyeluruh, serta pekerjaan yang layak.
“Melalui program-program UMKM dan semangat EnergizingYour Future, Pertamina ingin senantiasa menghadirkan energi yang dapat menggerakkan roda ekonomi. Energi yang menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan. Serta berupaya terus mendorong setiap Mitra Binaan menjadi UMKM naik kelas dan Go Global,” pungkasnya. (Sp/Pr)










