Scroll untuk baca artikel

Suara Jateng

Program Kotaku di Kendal Ditargetkan Selesai Agustus 2022

×

Program Kotaku di Kendal Ditargetkan Selesai Agustus 2022

Sebarkan artikel ini
Foto: ilustrasi
Foto: ilustrasi

SUARAPENA.COM – Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di kampung nelayan Bandengan dan Karangsari ditargetkan selesai pada Agustus 2022.

Kepala Disperkim Kabupaten Kendal Noor Fauzi mengatakan, program Kotaku sudah dimulai sejak Desember 2021.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Fokus pembangunan Kotaku kali ini lebih kepada pembangunan tanggul parapet, pedestrian, saluran air kanan dan kiri jalan serta pemasangan pompa air, dan pembangunan gapura.

Selain itu, pembangunan infrastruktur jalan juga menjadi fokus Disperkim untuk mengatasi dan menahan air rob sekaligus memperindah wilayah tersebut.

Berita Terkait:  Masih Nganggur? Tenang, Ada Aplikasi Kendal Karier Nih

“Jadi nanti setelah program Kotaku selesai, akan ada program lanjutan dari Pemkab Kendal.

Seperti pembuatan ruang terbuka hijau (RTH) lapangan, penanganan sampah, pemasangan lampu, perbaikan jalan lingkungan, penataan parkir perahu, dan lain sebagainya,” ujar Kepala Disperkim Kabupaten Kendal Noor Fauzi dalam keterangan tertulis, Rabu (6/4/2022).

Pembangunan program Kotaku ini diungkapkan Noor, tak luput dari peran semua pihak. Khususnya Bupati Kendal Dico M Ganinduto yang selalu intens dalam mengawal pelaksanaan pembangunan itu.

Berita Terkait:  Jreng Jreng, Kota Solo Bakal Punya Museum Budaya Sains dan Teknologi

Noor pun berharap, semua pembangunan di Kabupaten Kendal dapat berjalan dengan baik, dan memberikan manfaat serta kesejahteraan bagi masyarakat.

Sebagai informasi, program Kotaku ini menelan anggaran kurang lebih Rp23 miliar. Program yang sudah dimulai sejak Desember 2021 lalu, kemudian ditargetkan akan selesai pada Agustus 2022 nanti. (Bo/Hms)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca