Suarapena.com, BEKASI – Pemerintah terus tancap gas menyosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini, sosialisasi digelar di Aula Musdalifah, Asrama Haji Bekasi, Jumat (7/11/2025), dengan antusiasme masyarakat yang tinggi.
Program yang digagas untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan gizi seimbang ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Mewakili Anggota DPR RI Komisi IX Sukur H. Nababan, Tenaga Ahli DPR RI Moh. Iqbal Alam Islami menegaskan bahwa MBG adalah langkah konkret untuk membangun generasi yang lebih sehat dan cerdas.
“Program ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah terhadap masa depan anak-anak kita. Gizi yang baik adalah fondasi untuk membangun SDM unggul,” ujar Iqbal dalam keterangannya, Senin (10/11/2025).
Ade Tias Maulana, Analis Kebijakan Muda BGN, menjelaskan bahwa MBG dirancang bukan hanya untuk menanggulangi kekurangan gizi pada anak usia sekolah, tapi juga untuk mendorong ekonomi lokal.
“Program ini melibatkan pelaku UMKM dalam penyediaan bahan pangan, jadi manfaatnya bukan cuma untuk anak-anak, tapi juga untuk masyarakat sekitar,” jelasnya.
Selain soal gizi, aspek keamanan dan kebersihan makanan juga jadi perhatian serius. Dudung Abdul Wahid dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi menegaskan bahwa setiap makanan yang disajikan sudah melalui standar ketat.
“Makanan yang diberikan harus memenuhi standar gizi — lengkap dengan protein, vitamin, dan mineral — serta aman dikonsumsi anak-anak,” tegasnya.
Program MBG ini diharapkan tak hanya meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak, tapi juga memperkuat ketahanan pangan nasional dan menggerakkan ekonomi lokal.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, MBG diyakini bisa menjadi tonggak penting menuju generasi Indonesia yang lebih sehat, pintar, dan produktif.
“Kalau anak-anaknya sehat dan gizinya terpenuhi, masa depan bangsa pun ikut cerah,” pungkasnya. (sp/pr)







