Dalam kondisi aktual ramainya perbincangan premanisme, orang nomor satu di Kota Bekasi ini menegaskan tidak boleh ada lagi konotasi negatif premanisme. Rahmat Effendi yakin setiap komponen masyarakat di Kota Bekasi ingin turut membangun kotanya.
“Kewajiban negara dan pemerintah untuk melakukan pemberdayaan, meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkasnya. (sng)









