“Anak madrasah tidak saja agama, tetapi juga ramah teknologi. Kita ingin merebut kembali kejayaan Islam yang sempat hilang di beberapa dekade. Sehingga bisa mengambil kejayaan di masa lalu, sebagai ahli kimia, fisika, matematika, dan membangun kembali peradaban muslim di generasi mendatang,” jelas Umar.
Kegiatan Kompetisi Madrasah Robotik 2020 ini akan dilaksanakan secara virtual, selain kompetisi robotik juga akan dilaksanakan talkshow virtual bertemakan pengembangan teknologi inovasi robotik. Sedangkan perlombaan yang akan dilaksanakan adalah Maze Solving, Kreatif dan Under Water. Kedepannya para pemenang lomba akan di bina untuk terus berprestasi ketingkat kejuaraan robotik tingkat international.
Sebagai tuan rumah kompetisi robotik, Rektor UIA Masduki Ahmad berharap agar sinergi antara Kemenag RI dengan UAI bisa memberikan dampak positif. Menurutnya peradaban islam tidak terlepas dari tunjangan siswa maupun sarjana muslim.
“Mari bersinergi bersama mudah-mudahan Indonesia bisa maju dengan teknologi,” harapnya.










